Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (9 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (13 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (14 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (15 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (22 jam yang lalu)
INFODESA 18 April 2019, 20:51 WIB 838 PDF

Jasmin Ditemukan Dengan Luka Menganga Di Lehernya

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jasmin Ditemukan Dengan Luka Menganga Di Lehernya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Ditengah hiruk pikuk masyatakat menunggu hasil pemilu serempak 2019 pada pagi harinya 18 April 2019 warga dukuh Banyuurip desa Nglandeyan di kejutkan dengan adanya seorang petani ditemukan tewas dengan luka bacok di lehernya. Polisi menduga merupakan tindakan penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa korban.

“Dugaannya adalah penganiayaan yang menyebabkan korban hingga meninggal dunia. Sementara anggota masih terjun di TKP,” papar Kasatreskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo, Kamis (18/4/2019).

Korban adalah Jasmin (40) warga Desa Nglandeyan Rt 8 Rw 4 Kecamatan Kedungtuban, Blora, Jawa Tengah. Ia ditemukan dalam kondisi bersimbah darah diatas ranjang kamar tidur rumahnya, sekitar pukul 04.30 WIB.

Kapolsek Kedungtuban, Iptu Suharto, dalam keterangannya menjelaskan tidak ada yang mengetahui kejadian persis korban hingga meninggal dunia itu. Sang istri hanya mendapati korban sudah dalam kondisi leher robek dan meninggal dunia.

“Istri korban bangun tidur melihat korban berlumuran darah. Kemudian berteriak minta tolong dan datang saksi 2 dan mengangkat korban dipindahkan dari kamar tidur menuju ruang tamu. Sempat beranggapan korban muntah darah, setelah dicek ternyata leher korban terdapat luka akibat benda tajam dan korban sudah meninggal dunia,” jelas Suharto.

Petugas medis dari Puskesmas Kedungtuban yang memeriksa kondisi jasad korban, juga memastikan luka sayatan pada leher korban adalah luka bekas benda tajam. Ada dua luka robek pada leher korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Kedungtuban, korban meninggal akibat luka terbuka 6×5 cm kedalaman 3 cm pada leher sebelah kanan dan luka juga pada leher sebelah kanan 2×3 cm kedalaman 2 cm. Luka diakibatkan karena benda tajam,” pungkasnya.***ferrari.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi