Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (11 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (13 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 19 Oktober 2018, 22:18 WIB 1,542 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

FK UNEJ Fokus Agromedicine

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

FK UNEJ Fokus Agromedicine
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

JEMBER, INFODESANEWS – Kebutuhan penelitian agromedicine untuk perbaikan kesehatan dan keselamatan kerja di bidang pertanian terus berkembang hingga saat ini. Seperti yang telah diketahui, Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK UNEJ) telah memfokuskan kurikulum pembelajarannya kepada bidang agromedicine. FK UNEJ terus berupaya memenuhi kebutuhan penelitian akan agromedicine tersebut dengan mengundang Prof. Susan Alison Brumby untuk menjadi dosen tamu dalam kegiatan General Lecture dengan tema “Global Perspective on Agromedicine” pada Jumat (19/10).

Dalam pemaparannya, Prof. Susan Alison Brumby menjelaskan mengenai bagaimana agromedicine dalam perspektif global. Peneliti asal Deakin University Australia tersebut menekankan bagaimana pentingnya agromedicine diperhatikan di negara-negara berkembang, khususnya di daerah tropis dan subtropis seperti Indonesia.

“Banyak orang di bidang pertanian berurusan dengan penyakit tropis. Paling sering penyakit ini ditularkan penyakit yang disebabkan oleh gigitan serangga di daerah pertanian. Eksplorasi manusia terhadap hutan hujan tropis, penggundulan hutan, meningkatnya imigrasi dan peningkatan perjalanan udara internasional dan pariwisata lainnya ke daerah tropis telah menyebabkan peningkatan insiden penyakit tersebut,” tutur Prof. Susan Alison Brumby.

Lebih lanjut, Prof. Susan Alison Brumby menjelaskan agromedicine dan penyakit tropis adalah topik yang menarik untuk dieksplorasi dan dikembangkan untuk kesejahteraan manusia. Menurutnya, masyarakat membutuhkan koordinasi keahlian pertanian dan medis yang lebih baik untuk dapat berkolaborasi lintas disiplin ilmu dalam pengembangan penelitian agromedicine. Selain itu, kerja tim yang berdedikasi di seluruh negara juga sangat diperlukan untuk menerapkan pendekatan pendidikan preventif kepada pekerja di sektor pertanian  agar dapat memberikan ilmu terbaik dan jangkauan terbaik yang dapat diberikan kepada komunitas pekerja sektor pertanian Internasional.

Kuliah umum ini dihadiri oleh lebih dari 100 mahasiswa dari berbagai fakultas di bidang kesehatan yang terdapat di Universitas Jember. Sementara itu, pembahasan lebih lanjut akan disampaikan pada event 2nd ICATD yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Jember pada 20-21 Oktober 2018 di Hotel Aston dengan tema  “Current Trends, Challenges, and Issues in Agricultural Health Medicine: from Rural to Urban, Ocean to Island and Molecular to Clinical”. Hadir sebagai pembicara pada konferensi tersebut antara lain Prof. DR. Dr. Nasronudin, Sp.PD.,K-PTI, FINASIM (Universitas Airlangga), Prof. Chihaya Koriyama, MD, Ph.D (Kagoshima University, Japan), Dr.rer.nat. Anna Artati, M.Sc., M.Si (Helmholtz Zentrum Muenchen, Germany), Dr. Vickneshwaran Muthu (Ministry of Health Malaysia), Prof. Susan Alison Brumby (Deakin University, Australia), Prof. Drs. Bambang Kuswandi, M.Sc.,Ph.D (Universitas Jember). (hum/ich)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi