Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (23 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (25 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (28 menit yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (8 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (15 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (17 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (17 jam yang lalu)
INFODESA 20 Desember 2019, 07:49 WIB 784 PDF

Diduga Depresi Anak Mantan DPRD Tewas Gantung Diri

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Diduga Depresi Anak Mantan DPRD Tewas Gantung Diri
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LUWU UTARA,  INFODESANEWS — Hiranto Sima (21) warga Desa Terpedo Jaya Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, ditemukan sudah tak bernyawa dengan posisi tergantung di jendela rumah, Kamis (19/12/2019) sekira pukul 14.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang himpun Infodesanews.com, Korban yang tinggal bersama neneknya itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara mengantung diri dijendela rumah neneknya diduga depresi.

Kematian korban Hiran pertama kali dilihat oleh sang nenek Rifka Sewang(68), dan Suriani(40) tetangga korban, Alfriani(31) Kejadian itupun langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian Polsek Sabbang.

“Setelah menerima lapaoran, kami bersama tim langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan dibantu keluarga untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara(TKP).” Kata Ipda Safri Kanitreskrim Polsek Sabbang.

Dijelaskan korban, pada hari Rabu(18/12) pada saat makan malam nenek korban menyiapkan makan malam kepada cucunya(korban), namun korban marah-marah dan memukul-mukul pintu kamar mandi pada saat neneknya sedang mandi.

“Sekitar pukul 22.00 Wita korban sempat keluar rumah, Namun sang nenek takut untuk bertanya, tak selang lama kemudian korban masuk kembali kedalam kamar sampai pada Hari Kamis(19/12) sekitar pukul 14.00 Wita, sang nenek pun curiga dan mencari tau dengan mengintip ke jendela korban
dan kaget melihat cucunya sudah tergantung lalu sang nenek memanggil tetangga.” paparnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas tim Inafis Polres Lutra dan tim medis yang dipimpin dokter Fadiyah Fataniyah menyimpulkan diperkirakan korban Hiran meninggal dunia karena jerat tali dilehernya(gantung diri) dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Hasil kesepakatan keluarga korban menerima kejadian tersebut dan tidak melakukan otopsi, sehingga di sarankan agar membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi,” jelas Kanit Reskrim Polsek Sabbang Ipda Safri.

Diketahui Korban merupakan salah seorang anak dari mantan DPRD Tator Dua Periods.(Yustus)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi