Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (3 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (5 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (10 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (11 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (12 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (14 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (18 jam yang lalu)
INFODESA 19 Oktober 2018, 06:08 WIB 1,630 PDF

Desa Waru Tidak ada Bidan, Pos Kesehatan Desa Terbengkalai

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Desa Waru Tidak ada Bidan, Pos Kesehatan Desa Terbengkalai
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS.COM – Disaat – saat Ganjar Pranowo Gubernur Jateng gencar soasialisasi” Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5NG)” Selamatkan Ibu dan Anak yang di motori bidan desa,  masyarakat desa Waru, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora sangat diresahkan karena bidan  desa sehingga saat ini  tidak ada didesa setempat,Kamis (18/10/2018).

Pantauan Infodesanews saat berkunjung ke desa Waru bertemu dengan kepala desa Waru, Wardi mengungkapkan  bahwa desa sangat membutuhkan bidan karena desa Waru jauh dari Puskesmas.

“ Desa kami sangat membutuhkan Bidan, namun sampai detik ini bidan tak kunjung bertempat di desa kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut lagi Wardi menuturkan bahwa kekosongan bidan di desanya sudah berlangsung lama, kehadiran bidan di desanya sudah di harapkan warga untuk membantu masalah kesehatan warganya.

” Ketika ada masyarakat yang mau melahirkan kami sangat kesulitan untuk segera mendapatkan penanganan persalinan, apalagi jarak tempuh yang jauh serta medan yang berbukit, untuk mencapai Puskesmas terdekat” ujarnya.

Fasilitas tempat Pos Kesehatan Desa ( PKD ) desa Waru sudah ada dan pengajuan bidan untuk ditempatkan didesa Waru juga sudah pernah dilakukan oleh Kades Waru. Akan tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan dari dinas terkait.

“Sudah 3 tahun desa Waru tidak ada bidan sehingga membuat kami kesulitan dan kami juga pernah mengajukan ke pemerintah bahwa desa kami membutuhkan bidan namun dari pemerintah belum ada respon.” Ujar Wardi.

Senada dengan itu, salah satu tokoh masyarakat Totok Iswanto menambahkan , keberadaan bidan sangat di butuhkan, karena Totok berharap dinas terkait segera merelisasikan bidan agar dapat melayani warga desa Waru

 “ Harapan kami dan warga agar Bidan nantinya bisa menetap di desa, sehingga jika ada warga yang minta pertolongan, dapat tertangani dengan segera” harapnya.

Desa Waru terdiri dari  4 padukuhan yakni Waru, Jamur Polo, Beran dan Kali Biting dengan jumlah penduduk 1300 jiwa. Desa Waru kecamatan Jepon kabupaten Blora merupakan wilayah yang terletak di perbatasan antara kabupaten Blora dengan kabupaten Rembang , lebih tepatnya terletak di ujung utara kabupaten Blora.(Andi)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi