Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (1 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (1 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (9 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (16 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (18 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (18 jam yang lalu)
INFODESA 28 Mei 2019, 14:58 WIB 1,301 PDF

Kapolres Blora Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2019

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kapolres Blora Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2019
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Dalam Rangka Memberika Rasa Aman Dan Nyaman Pada Masyarakat. Selasa (28/05) pagi tadi, di halaman Mapolres Blora, telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2019, dalam menyambut arus mudik dan balik serta perayaan hari raya Idul Fitri 1440 H.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Blora diwakili Asisten I, Komandan Kodim 0721/Blora, Komandan Yonif 410/Alugoro, Kajari dan ketua PN Blora serta jajaran Instansi terkait Kab. Blora,

Apel ini melibatkan semua unsur baik TNI, Polri, maupun unsur lainnya di jajaran pemerintah daerah Kabupaten Blora hingga instansi terkait lainnya. Kapolres Blora AKBP Antonius Anang, S.I.K, M.H bertindak selaku pimpinan apel menyampaikan seusai dengan pesan dan amanat dari Kapolri Jenderal Tito ‎Karnavian.

“Ada dua tujuan dari pelaksanaan apel gelar pasukan ini yakni pertama, untuk mengecek kesiapan personel, peralatan dan seluruh aspek operasi termasuk sinergitas dan soliditas komponen penyelenggara. Dan Kedua, untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap Kapolres.

AKBP Anang juga menyampaikan, untuk pengamanan arus mudik dan balik tahun ini memang memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi pengamanan tahun sebelumnya. Pasalnya, Operasi ketupat dilaksanakan berbarengan dengan tahapan penyelenggarakan Pemilu 2019. Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang bakal dihadapi semakin kompleks.

Sejalan dengan hal tersebut, berbagai gangguan stabilitas terhadap kamtibnas berupa aksi serangan teror baik kepada masyarakat maupun kepada personel maupun markas Polri patut diantisipasi. Bahkan berbagai keresahan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal, premanisme, intoleransi, hingga kekerasan tetap menjadi pontensi keresahan yang harus diantisipasi secara optimal.

Kegiatan Operasi Ketupa Candi 2019 ini akan berjalan selama 13 hari mulai tanggal 28 Mei hingga 10 Juni 2019 dan Polres Blora telah dirikan enam Pos Kepolisian. Diantaranya Pos Pam Blok T, Pos Pam DX Jiken, Pos Pam Simpang 4 Cepu ditambah satu Pos Pelayanan di depan terminal Ngawen dan Pos Terpadu di alun-alun kota Blora.

“secara umum situasi Kamtibamas di wilayah Blora sangat kondusif, namun untuk semua anggota yang terlibat tetap tingkatkan kewaspadaan dan berikan pelayanan prima pada masyarakat.” tandasnya.

Sementara itu, Operasi ketupat 2019 diselenggarakan di 34 polda dengan 11 polda prioritas salah satunya Polda Jateng. Operasi ini melibatkan 160.335 personel gabungan terdiri atas 93.558 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel kementerian dan dinas terkait, 11.720 personel satpol PP, 6.913 personel pramuka, serta 6.076 personel ormas dan kepemudaan.

Operasi akan digelar di 2.488 pos pengamanan, 764 pos pelayanan, 174 pos terpadu. Adapun objek pengamanan operasi tahun ini berupa 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3097 pusat perbelanjaan, 77.217 tempat ibadah, dan 3.530 objek wisata.***Red.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi