Kamis, 29 Oktober 2026
TERKINI
• Blora Ekspor Kerajinan Akar ke Berbagai Negara, Kini Hadapi Tantangan Alat dan Cuaca (1 jam yang lalu) • PWI Lampung Tunjuk Thomas Amirico Jadi Manajer Futsal Porwanas 2027 (19 jam yang lalu) • Dwi Riyanto: Pemuda Bukan Hanya Pewaris Bangsa, tetapi Penentu Masa Depan (1 hari yang lalu) • Sunaryo Dilantik sebagai Sekda Blora di Momentum Hari Sumpah Pemuda (1 hari yang lalu) • Wabup Lamsel Syaiful Anwar Tegaskan Pesan Sumpah Pemuda: Berani Bermimpi, Tangguh, dan Peduli (1 hari yang lalu) • Musdes Plantungan Bahas Tiga Agenda Sekaligus, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas (1 hari yang lalu) • Pengacara Wawan Ardianto, SH Ajak Pemuda Indonesia Hidupkan Nilai-nilai Sumpah Pemuda (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Tantang Anak Muda Indonesia Kawal Demokrasi Menuju 2029 (1 hari yang lalu) • Anggota DPRD Lamsel,Derri Kusuma: Pemuda Jangan Hanya Jadi Penonton, Saatnya Ambil Peran dalam Perubahan (1 hari yang lalu) • Dugaan Korupsi Proyek Alkes RSUD Ahmad Hanafiah,DPP KAMPUD Minta Eva Susanti Kooperatif Hadiri Panggilan KEJATI Lampung (1 hari yang lalu)
NASIONAL Blora 29 Oktober 2026, 13:43 WIB 22 PDF

Blora Ekspor Kerajinan Akar ke Berbagai Negara, Kini Hadapi Tantangan Alat dan Cuaca

Sahid Simon
Oleh: Sahid Simon • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Blora Ekspor Kerajinan Akar ke Berbagai Negara, Kini Hadapi Tantangan Alat dan Cuaca
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Sahid Simon

BLORA, INFODESANEWS — Kerajinan akar asal Blora, Jawa Tengah, terus menembus pasar internasional. Sejak awal 2025, produk kerajinan dari Blora telah dikirim ke sejumlah negara, mulai dari Eropa, Amerika, Australia, hingga Selandia Baru.

"Sekitar 90 persen produksi kita untuk ekspor, sisanya hanya sebagian kecil untuk pasar lokal," ujar Widyasintha Himayanti Onwer CV. Wreksa Indonesia, Kamis (29/2026).

Widyasintha menambahkan, produk yang diekspor sebagian besar berupa kerajinan akar, disusul produk daur ulang (recycle) dan dekorasi. Menurut pelaku usaha, akar menjadi produk unggulan Blora karena bahan baku ini hanya terdapat di daerah tersebut.

"Kayak Jepara, Jogja, Semarang, pasti akar dari Blora," katanya.

Untuk produksi, bahan baku diperoleh dari sejumlah supplier di wilayah Blora dan sekitarnya, seperti Nglebur, Nglobo, dan Randublatung. Bahan setengah jadi tersebut kemudian diproses finishing, diamplas, dan dikemas sebelum dikirim ke pembeli luar negeri.

Foto Berita

Sementara itu, CV. Wood Smart, Abdul Mujib mengatakan, negara tujuan pengiriman antara lain Belanda untuk pasar Eropa, Amerika Serikat dan Kanada, serta Australia dan Selandia Baru. Pembayaran dilakukan secara aman melalui transfer telegrafik (TT) dengan sistem DP dan pelunasan sebelum kontainer berangkat.

Namun, di balik capaian ekspor tersebut, pelaku usaha mengaku masih menghadapi sejumlah kendala. Tantangan utama adalah faktor cuaca dan keterbatasan alat produksi yang masih manual, termasuk oven bakar yang belum bisa mengatur suhu secara otomatis.

"Kalau ditinggal sebentar, suhu turun lagi, mati," keluhnya.

Foto Berita

Selain itu, persaingan dengan eksportir dari luar Blora juga menjadi tantangan tersendiri, terutama terkait harga. Pelaku usaha berharap pemerintah daerah, khususnya Pemkab Blora, dapat memberikan dukungan kepada UMKM setempat.

"Kita mohon kepada Pemkab Blora agar mensupport teman-teman UMKM seperti kita. Meskipun bukan kita yang dapat, saya harap Pemkab Blora peduli kepada UMKM Blora," pungkasnya.

Meski dikenal sebagai daerah penghasil akar terbaik, pelaku usaha menilai ekspor Blora masih tertinggal dibandingkan Jepara yang telah menggunakan mesin dengan suhu terkontrol.**Red

Oleh: Sahid Simon Editor: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #Blora #infodesanews #kabarindonesia
Sahid Simon
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

Sahid Simon

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi