Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (16 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 14 Juli 2018, 13:44 WIB 1,763 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Perangkat Desa Siap Demo Ke Istana Negara Lagi

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Perangkat Desa Siap Demo Ke Istana Negara Lagi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Para anggota PPDI akan demo ke Istana Negara Jakarta. Bilamana aspirasi-aspirasi yang mereka utarakan tidak terrealisasi.

Hal tersebut diungkap oleh ribuan para peserta PPDI yang menghadiri Rapimnas 2018 di Hotel Arra Cepu, Blora.

Adapun aspirasi yang mereka ajukan ialah mereka menuntut kejelasan setatus dan juga kesejahteraan. Karena gaji siltab yang mereka terima selama ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kita ini minta kejelasan status, kalau kita ini karyawan gaji kita harus standar UMK, kalau kita ini aparatur pemerintahan kita harus standar dengan golongan 2A,” beber anggota PPDI Temanggung, Jateng.

Dikatanya juga, bahwa gaji siltab tersebut diterimanya bukan satu bulan sekali. Namun, pihaknya menerima tiap atau empat bulan sekli.

“Ya itu, kami nerma gaji tidak perbulan namun tiga atau empat bulan sekali,” bebernya.

“Maka dari itu, kita punya komitmen siap untuk demo ke jakarta, bila aspirasi kita tidak terrealisasi,” imbuhnya.

Sementara itu, M. Hatta selaku dewan pembina PPDI mengatakan bahwa perangkat desa adalah pegawai negara yang dimana gaji mereka bersumber dari APBN.

“Maka dari itu, saya sangat menyayangkan sekali, atas kondisi teman-teman perangkat desa selama ini. Ada gaji namun tidak ada statusnya,” kata M. Hatra dalam sambutannya.

Maka, perjuangan yang saat ini dilakukan adalah legal. Menurutnya, standar gaji perangkat desa saat ini sangat tidak sesuai.

“Masak gaji perangkat desa kalah dengan gaji para pendamping desa (PD). Perangkat desa sudah da sejak negara ini berdiri, sedangkan PD baru beberapa tahun ini,” ungkapnya, dengan disambut tepuk tangan para anggota PPDI.(Spy).

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi