Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (14 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (23 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 14 Januari 2026, 08:22 WIB 2,281 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kepala Dinas PMD Blora Dorong BUMDesa Kelola Wisata Wana Banyu Bening Desa Tinapan

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kepala Dinas PMD Blora Dorong BUMDesa Kelola Wisata Wana Banyu Bening Desa Tinapan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk, menegaskan pentingnya penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) sebagai motor penggerak ekonomi desa saat menyambangi objek wisata Wana Banyu Bening yang dikelola BUMDesa Desa Tinapan, Kecamatan Todanan.

Dalam kunjungannya, Yayuk menyampaikan bahwa pengembangan wisata desa berbasis potensi lokal sejalan dengan Program Pengembangan Ekonomi Inklusif Desa (PEID) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Menurutnya, sektor pariwisata desa dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Desa Tinapan memiliki potensi wisata alam yang sangat baik. Melalui BUMDesa, potensi ini harus dimaksimalkan agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Yayuk.

Ia menekankan bahwa BUMDesa tidak cukup hanya berperan sebagai pengelola administratif, tetapi harus mampu bertransformasi menjadi pengelola wisata yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga. Penguatan manajemen, strategi promosi, serta kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing wisata desa.

Yayuk juga mendorong sinergi berkelanjutan antara pemerintah desa, BUMDesa, dan program PEID Kemendes PDTT agar pengembangan Wana Banyu Bening dapat berjalan terarah. Ia meyakini, pengelolaan wisata yang optimal tidak hanya akan menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).

“Jika dikelola dengan baik, wisata desa seperti Wana Banyu Bening dapat menjadi contoh penguatan ekonomi desa yang inklusif sekaligus memperkuat posisi Desa Tinapan sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Blora,” pungkasnya.**Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi