SURAKARTA - INFODESANEWS. COM | Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (DSDMO) menyerahkan 115 surat keputusan (SK) purna tugas, alih jabatan, pengangkatan jabatan, serta penganugerahan jabatan akademik Asisten Ahli kepada dosen dan tenaga kependidikan, Selasa 20 Oktober 2026 di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah UMS.
Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi atas pengabdian civitas academica sekaligus dorongan bagi dosen untuk terus mengembangkan karier akademik dan berkontribusi bagi kemajuan universitas.
Dalam sambutannya, Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH), Prof. Dr. Sabar Narimo, M. M., M. Pd., mengajak civitas academica mengenang perjalanan panjang UMS hingga berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia. Ia menegaskan bahwa kemajuan UMS tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui berbagai keputusan strategis dan kesinambungan kepemimpinan dari masa ke masa.
"UMS tidak tiba-tiba sebesar ini," ungkapnya ketika mengingatkan kembali perjalanan universitas sejak masa awal berdirinya.
Sementara Wakil Rektor IV Prof. Dr. dr. Em Sutrisna, M. Kes., menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang memasuki masa purna tugas. Dedikasi dan loyalitas mereka dinilai menjadi bagian penting dari perjalanan UMS hingga berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia.
Ia menuturkan, perkembangan UMS tidak terlepas dari berbagai keputusan strategis para pemimpin universitas sejak masa awal berdirinya. Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kemajuan institusi membutuhkan kesinambungan kepemimpinan, pengabdian, serta komitmen seluruh civitas academica.
"UMS mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasa Bapak dan Ibu sehingga UMS bisa sebesar ini," ujarnya.
Ia juga mengajak dosen yang menerima jabatan akademik Asisten Ahli untuk menunjukkan prestasi, dedikasi, dan keaktifan dalam Persyarikatan Muhammadiyah. Menurutnya, jabatan akademik tersebut merupakan salah satu tahapan awal yang perlu diikuti dengan peningkatan kompetensi, produktivitas penelitian, dan publikasi ilmiah. (*/Redslo)