Senin, 5 Oktober 2026
TERKINI
• Pesan Supriyanto: Zaman Boleh Berubah, Pancasila Harus Tetap Menjadi Pegangan (2 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Tutup Turnamen Sepak Bola Tingkat Pelajar (15 jam yang lalu) • Peringati HUT ke-81 TNI, Kodim 0906/Kukar Gelar Ziarah Nasional (1 hari yang lalu) • LSM Harimau Blora Salurkan Bantuan Air Bersih ke 25 Desa Terdampak Kekeringan (1 hari yang lalu) • Pelajaran Berharga Rocky Gerung Itu Bernama 'Realitas' (1 hari yang lalu) • Meriahkan HUT TNI, Kodim 0906/Kkr Gelar Turnamen Sepak Bola Bagi Pelajar (1 hari yang lalu) • Plat Besi Bikin Curiga,Polisi Temukan 27 Kilogram Sabu Di Innova (2 hari yang lalu) • Laporan Seno Aji:OMBUDSMAN Periksa Ulin Nuha Kepala BPN Bandar Lampung (2 hari yang lalu) • Musrenbangdes Di Desa Marga Agung Tahun 2027 Fokus Pada Infrastruktur Dan Pertanian (2 hari yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Marga Kaya Ikuti RPJMDes (2 hari yang lalu)
LIFESTYLE 07 Agustus 2020, 14:41 WIB 648 PDF

Jamas Keris Kiai Cinthaka Kangjeng Sunan Kudus 1441 H

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jamas Keris Kiai Cinthaka Kangjeng Sunan Kudus 1441 H
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KUDUS, INFODESANEWS – Jamas berasal dari bahasa Jawa yang berarti mencuci (pusaka). Penjamasan dilakukan untuk merawat dan menjaga keris agar bebas dari karat, serta untuk lebih menampakkan pamor keris supaya lebih bersinar dan terjaga dari kerusakan.

Kiai Cinthaka adalah keris milik Kangjeng Sunan Kudus. Penjamasan Keris Kiai Cinthaka dilakukan satu tahun sekali, yaitu pada hari Senin atau Kamis pertama setelah hari Tasyrik, atau tanggal 11 sampai dengan 13 Dzulhijjah. Pada tahun ini jatuh pada hari Kamis, 16 Dzulhijjah 1441 H bertepatan dengan 6 Agustus 2020 TU. Penjamasan Keris dipimpin oleh KH. Ahmad Badawi Basyir dengan dibantu juru jamas H. Faqihuddin. Adapun tempatnya adalah di sebelah utara pendapa Tajug Menara Kudus.

Prosesi jamasan2

Sebelum dimulai penjamasan, terlebih dahulu dilakukan ziarah ke pasarean makam Kangjeng Sunan Kudus. Seusai ziarah, dengan diiringi bacaan shalawat, petugas mengambil dan menurunkan keris Kiai Cinthaka, yang berada dalam peti dan diletakkan di bagian atas Pendapa Tajug.

Selain keris, dua trisula yang biasa terpasang di sisi mihrab atau pengimaman Masjid al-Aqsha, juga turut dijamas.

Prosesi jamasan3

Setelah tahapan penjamasan selesai, dilangsungkan pembacaan Tahlil bersama. Sebagai pelengkap disajikan hidangan berupa “jajan pasar” yaitu makanan berupa aneka jajan tradisional yang dibeli pada pagi hari di pasar, menjelang pelaksanaan jamasan, yang tak kalah menarik, dihidangkan pula nasi dan masakan opor ayam panggang, yang konon merupakan menu kesukaan Kangjeng Sunan Kudus. (Fb Masjid Menara/RZ)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #LIFESTYLE #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi