Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (15 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (17 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (20 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (21 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (22 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (22 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (22 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 29 November 2024, 22:40 WIB 1,430 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Yayasan As-Salafiyah: Perjalanan Inspiratif IPDA Moch Rudi di Dunia Pendidikan dan Kepolisian

Penulis: Biro Pati
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Yayasan As-Salafiyah: Perjalanan Inspiratif IPDA Moch Rudi di Dunia Pendidikan dan Kepolisian
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Biro Pati

PATI, INFODESANEWS – Yayasan As-Salafiyah memiliki visi mulia untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing. Salah satu sosok yang ikut berperan besar dalam mewujudkan visi ini adalah IPDA Moch Rudi, S.Pd.I, MM. Sebelum berkarir di kepolisian, ia terlibat langsung dalam pengembangan SMP QT, sebuah sekolah yang kini menjadi simbol pendidikan Islami di wilayah Bageng.

Saat itu, IPDA Moch Rudi mengawali karirnya sebagai Kanit 1 Sat Intelkam. Di sela tugasnya, ia mencurahkan perhatian untuk merancang kurikulum dan program pembelajaran di SMP QT. Menurutnya, pendidikan tidak hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga bagaimana menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada siswa.

“Tantangan terbesar adalah membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap konsep pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan spiritualitas. Alhamdulillah, dengan kerja keras tim dan dukungan yayasan, kami berhasil mewujudkan itu,” ujarnya.

Berkat dedikasinya, SMP QT kini dikenal luas sebagai sekolah dengan pendekatan Islami yang unggul. Meski saat ini IPDA Moch Rudi telah beralih profesi ke dunia kepolisian dan menjabat sebagai Kanit Jatanras Polres Tuban, pengaruh positifnya di bidang pendidikan tetap dikenang.

“Pendidikan adalah kunci utama dalam membentuk generasi penerus yang berkualitas. Ilmu yang dimiliki seseorang akan lebih bermakna jika disertai dengan akhlak yang baik,” tambahnya.

IPDA Moch Rudi juga menyampaikan pesan untuk generasi muda. “Teruslah belajar dengan tekun, tapi jangan lupa untuk menanamkan akhlak mulia. Jadilah generasi yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Kisah IPDA Moch Rudi menjadi bukti nyata bahwa kontribusi di dunia pendidikan dapat berdampak besar, bahkan melampaui batas profesi. Dedikasinya adalah inspirasi bagi siapa saja yang ingin membangun masa depan bangsa melalui pendidikan dan pengabdian.**Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Biro Pati

Biro Pati

Wartawan Daerah Pati

Pewarta seputar kabar daerah Pati dan Pantai Utara Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi