Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (4 menit yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (20 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (23 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL 12 Februari 2021, 02:08 WIB 453 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Waspada Potensi Banjir 12 Februari, BPBD Luwu Utara Imbau Masyarakat Untuk Siaga

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Waspada Potensi Banjir 12 Februari, BPBD Luwu Utara Imbau Masyarakat Untuk Siaga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Masyarakat Luwu Utara, Sulawesi Selatan, kembali diimbau untuk waspada terhadap bencana banjir yang bisa saja terjadi.

Hal itu berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF) serta BNPB dengan InaRisk, yang menerangkan bahwa perlu diwaspadai potensi banjir pada Jumat (12/2/2021) besok.

“Ada 4 wilayah di Indonesia dengan status WASPADA BANJIR, yaitu (1) Jawa Barat: Bandung, Bogor, Garut, Karawang, (2) Jawa Tengah: Pati, Demak, Kudus, (3) Kalimantan Timur: Kutai Kartanegara, (4) Sulawesi Selatan: Wajo, Luwu Utara,” terang Kepala BPBD Luwu Utara, Muslim Muchtar, pada rilis yang beredar dari Direktorat Peringatan Dini Kedeputian Bidang Pencegahan, BNPB di WAG hingga Facebook Resmi BPBD Luwu Utara.

Dengan adanya analisis tersebut, Muslim menyebut, pemerintah harus mengambil langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan.

“Dengan memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi wilayah terdampak, koordinasi dengan stakeholder dalam penyiapan tim siaga bencana dan sumberdaya mengidentifikasi tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan, mengidentifikasi kebutuhan logistik dan peralatan, memastikan alat peringatan dini berfungsi dengan baik, dan memastikan ketersediaan rambu dan jalur evakuasi,” papar Muslim.

Tak hanya pemerintah, masyarakat juga harus mengambil langkah antisipasi dan kesiapsiagaan.

” Yakni dengan menyiagakan tim siaga bencana dengan memantau kondisi terkini lapangan, melakukan koordinasi dengan aparatur desa, mempersiapkan evakuasi, menyimpan barang penting ke tempat aman, membatasi aktivitas di luar rumah, jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho, dan saluran air/ gorong-gorong, menyiapkan tas siaga (makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga, dll. Tetap menerapkan disiplin prokes dengan 3M, yakni, memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun,” pungkas Muslim. (ben/yus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi