Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 03 Desember 2022, 14:31 WIB 1,907 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Warga Solo Menjerit, Siaran TV Analog Di Hentikan, Harga STB Gila-gilaan!

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Solo Menjerit, Siaran TV Analog Di Hentikan, Harga STB Gila-gilaan!
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS| Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan siaran TV analog di wilayah siaran Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Batam telah dimatikan pada 2 Desember 2022 pukul 24.00 WIB. Penghentian siaran TV analog dan digantikan siaran TV digital atau Analog Switch Off (ASO) di wilayah siaran tersebut berdasarkan kesepakatan antara lembaga penyiaran swasta dan stakeholder lainnya.

Dimatikannya siaran analog tersebut membuat warga panik dan mendatangi toko elektronik untuk membeli set top box (STB). Namun, warga dikejutkan dengan mahalnya STB yang menembus Rp 300 Ribu.

“Saya kaget televisi analog di rumah tidak bisa lagi dilihat. Saya mencoba bertanya masalah tersebut kepada tetangga ternyata sama,” kata seorang warga Kelurahan Semanggi Solo, Mujianto (43) pada Sabtu (3/12).

Dia mengaku baru tahu jika siaran televisi analog di wilayah Solo sudah dimatikan. Ia pun harus cari STB ke toko elektronik agar bisa kembali melihat televisi.

“Saya dibuat kaget saat mengetahui toko elektronik di Gading Solo ramai antrian cari STB. Lebih parahnya lagi, harga STB di toko elektronik melambung tembus Rp 332.000,” keluh dia. Dia mengaku tidak punya uang cukup beli STB harga Rp332.000. STB yang harga Rp200.000 stoknya sudah habis.

Pemilik toko elektronik, Ibnu (55) mengaku ada ratusan warga datang mencari STB di toko miliknya. Dia pun mengaku kehabisan stok STB yang harga dibawah Rp 300.000.

“Permintaan STB dua kali lipat setelah Kominfo mematikan siaran televisi analog. Stok barang hanya tersisa yang STB harga mahal, konsumen pada mengeluh tidak jadi beli,” kata Ibnu. (*/Taufig/Red Solo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi