Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (7 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 20 Oktober 2023, 20:40 WIB 1,405 PDF

Warga Pasir Ukir Penderita Lumpuh dan Tumor Lidah Akhirnya Dapat Pengobatan dan Bantuan Nutrisi

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Pasir Ukir  Penderita Lumpuh dan Tumor Lidah Akhirnya Dapat Pengobatan dan Bantuan Nutrisi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PRINGSEWU,  INFODESANEWS –Mega Sakti, Lansia 81 tahun warga RT 02 RW 02 Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu akhirnya dapat sedikit bernafas lega sebab dirinya mendapatkan pengobatan tumor pada mulutnya yang telah dideritanya selama ini.

Pengobatan itu diketahui setelah Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Handayani di Jakarta akhirnya merespon informasi terkait kondisi memperihatinkan kehidupannya tinggal di rumah reyot sekaligus menderita dua penyakit.

Kedatangan tim Kemensos itu disampaikan oleh Humas Sentra Handayani Jakarta pada akun medsosnya Jumat 19 Oktober 2023, yang menyebut telah merespon laporan masyarakat melalui command center tentang kondisi kakek Mega Sakti.

Megas Sakti akhirnya mendapatkan dukungan aksesibilitas berupa pemeriksaan kesehatan, pengaktifan PBI APBD yang langsung bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dirinya di RSUD Pringsewu.

“Kakek MS juga dibawa ke RSUD Pringsewu untuk mendapatkan pemeriksaan oleh dokter bedah serta dokter gigi dan mulut dan akan menjalankan operasi pada (26/10) mendatang,” tulis keterangan Kepala Sentra Handayani di Jakarta, Romal Sinaga.

Disebutkannya, terkait respon dengan cepat laporan tersebut, turut diserahkan bantuan sesuai kebutuhan kepada kakek Mega Sakti, yang diserahkan pada Jum’at 13 Oktober 2023, lalu.

“Bantuan kepada kekak MS senilai Rp5.432.030,- berupa paket nutrisi, sembako, sandang, dukungan alat ibadah, alat kebersihan diri, perlengkapan tidur,” ujarnya.

Lanjutnya, terkait kebutuhan Yuhana selaku putri dari Mega Sakti juga diberikan etalase untuk dukungan kewirausahaan berjualan pecel.

“YN (anak MS), selama ini yang telah merawat dan menafkahi MS,” sebutnya.

Ditambahkannya, penyaluran bantuan Atensi ini tak lepas dari adanya kolaborasi yang baik antara Sentra Handayani dengan Direktorat Lanjut Usia, Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu, Aparat desa, Pendamping Rehsos, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

Mega Sakti turut menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan mengalir dari kakek MS dan keluarganya. Ia merasa bersyukur bahwa pemerintah masih peduli dengan kondisi lansia seperti dirinya.

Sebelumnya diberitakan, kondisi memperihatinkan Mega Sakti menderita sakit dan membuat hati terenyuh sebab ditengah kelumpuhan salah satu kakinya, pria yang lahir 3 tahun jelang hari kemerdakaan itu juga ternyata menderit tumor pada mulutnya.

Menghabiskan hari-harinya, Mega Sakti hanya bisa duduk di lantai yang sengaja disiapkan keramik oleh anaknya dan rumah reyot yang tak lagi dapat di perbaiki mengingat Mega telah 10 tahun tak lagi dapat beraktifitas.

Beralaskan kasur butut berhias kelambu usang, Mega Sakti pada malam hari harus bergelut dengan dinginnya malam sebab di beberapa dinding rumah papannya tampak bolong disana sini, sehingga sangat layak warga tersebut jika diberikan bantuan.

Menurut keterangan Yuhana, bahwa ayahnya telah 10 tahun mengalami stroke juga adanya daging tumbuh, yang hingga kini tidak pernah dilakukan pemeriksaan medis dan berharap perhatian pemerintah.

Yuhana mengaku bahwa ayahnya memang pernah mendapatkan bantuan kursi roda dan pada saat Covid-19 juga mendapatkan BLT, namun untuk saat ini ia berharap kesembuhan tumor ayahnya dan juga rumah tempat tinggalnya. (BORNEO)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi