Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (3 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (5 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (10 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (12 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (12 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (14 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (19 jam yang lalu)
INFODESA 02 Mei 2018, 20:32 WIB 836 PDF

Warga Banjarpanepen, Sumpiuh Gelar Ritual Kungkum Kali Cawang

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Banjarpanepen, Sumpiuh Gelar Ritual Kungkum Kali Cawang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Banyumas, Infodesanews.com – Menjelang tengah malam warga Banjarpanepen dan sekitarnya berkumul ramai-ramai di tepian Kali Cawang, dibawah bulan purnama mereka menunggu tepat pukul 00.00 WIB untuk bersama-sama melakukan kegiatan kungkum di kali cawang. Ritual kungkum tersebut dipimpin oleh sesepuh setempat.

Sungai Cawang yang berlokasi di Desa Banjarpanepen, sudah mempunyai tradisi dan menjadi lokasi wisata budaya. Malam itu sudah terlihat hiasan janur kuning dan obor untuk penerangan ketika melakukan kungkum.

Panitia juga telah menyiapkan bunga tujuh rupa untuk disawurkan di Kali Cawang, saat warga melakukan kungkum bersama. Saat prosesi kungkum seluruh lampu penerang dimatikan. Peserta melakukan tapa bisu saat berendam bersama itu.

Sesepuh adat Jagabudaya, Lamus (59) mengatakan, tradisi berendam di sungai tersebut sudah dilakukan secara turun temurun. Namun upacara adat itu sempat berhenti sekitar tahun 1980an.

“Sejak tahun lalu dihidupkan lagi, dan dilakukan setiap tanggal 15 bulan Sya’ban atau Sadran masyarakat berkumpul di Kali Cawang untuk berendam bersama,” kata Lamus

Masyarakat setempat percaya kalo mereka memiliki hati yang bersih akan mendapatkan khasiat yang luar biasa dari sang pencipta.

Pada masa lalu, tempuran Sungai Cawang ini menjadi tempat bersemedi para pesohor dan penganut kepercayaan kejawen. Mereka mengheningkan cipta untuk memohon petunjuk dari Yang Maha Kuasa.

“Konon di tempat ini bersemayam Ki Rantamsari atau Mbah Gendeng. Tapi saya kurang paham asal-usulnya,” ujarnya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas Turimin mengatakan, tradisi tersebut kini dikemas dalam bentuk atraksi wisata. Tidak hanya menyuguhkan tradisi kungkum kali, warga setempat juga menggarap pasar malam yang menyajikan kuliner khas desa, seperti aneka olahan oyek.

“Kami mengembalikan lagi nilai-nilai tradisi yang dilakukan oleh para tetua. Tentunya dikemas dengan lebih menarik, ada pertunjukan lengger, kidungan, pasar kuliner tradisional dan hiburan kesenian lainnya,” katanya.

Selain menggarap wisata religi dan budaya Kali Cawang ini, pegiat Pokdarwis setempat juga memperkenalkan situs Watu Jonggol.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi