Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (4 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (4 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (4 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (12 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (12 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (12 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (20 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (22 jam yang lalu)
INFODESA 02 Juni 2020, 23:38 WIB 1,369 PDF

Wakil Bupati Mendukung Produktivitas Pangan di Masa Pandemi

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Wakil Bupati Mendukung Produktivitas Pangan di Masa Pandemi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menyampaikan bahwa pihaknya merasa tepat ketika memberikan pengarahan kepada Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati di tengah pandemi saat ini.

“Sebab Dispertan ini merupakan pihak yang menjaga pangan bagi kita. Pangan di Kabupaten Pati produksinya cukup baik di tengah pandemi seperti ini. Mulai dari beras, unggas, kambing, sapi dan seterusnya”, ujar Saiful Arifin usai memberikan pengarahan di Kantor Dispertan Pati, Selasa (2/6/2020).

Menurutnya, hal tersebut perlu didorong terus. Jangan sampai dengan adanya pandemi seperti saat ini malah tidak berproduksi. Hal itu tentu dapat membahayakan.

“Terlebih penduduk Indonesia ini butuh tangan – tangan terampil dan khususnya hasil pertanian dari Kabupaten Pati”, ucapnya.

Wabup merasa adanya was- was dan kekhawatiran dari pihak – pihak yang bergerak di sektor pertanian maupun peternakan untuk beraktivitas produktif. Meskipun saat ini, pemerintah tengah menyiapkan kondisi ‘New Normal’ agar ekonomi tidak terganggu.

“Memang kita harus melakukan aktivitas dengan cara – cara baru, dengan cara disiplin kesehatan. Yaitu wajib memakai masker, kemudian cuci tangan. Dan hal utama adalah jaga jarak. Kita jaga Anda, Anda jaga kita”, jelasnya.

Sedangkan menanggapi 23 ribu pengangguran di Kabupaten Pati yang akan dialihkan dalam bidang pertanian, Wabup menegaskan bahwa hal tersebut tidak mudah. Dan baru sekadar wacana.

“Jadi 23 ribu tersebut merupakan orang – orang yang kemarin mudik dari kota. Yang mana mereka tidak dapat kembali lagi, tidak memiliki skill kemampuan serta mungkin di kota telah di PHK, itu kan mereka perlu kita kuatkan. Di satu sisi kita punya investor yang masuk, mereka pun bisa masuk. Dan apa yang kita punya saat ini adalah pertanian dan peternakan”, tegasnya.

Untuk itu, lanjut Wabup, Dispertan perlu memberikan semangat bagi para warga yang saat ini kehilangan pekerjaan. Bahwa sektor pertanian maupun peternakan inilah yang perlu dikuatkan agar dapat membuka lapangan pekerjaan.(@gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi