Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (6 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (6 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (11 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
NASIONAL 08 Mei 2020, 07:39 WIB 1,770 PDF

Wakil Bupati Blora Mensupord Tenaga Medis Yang Diisolasi Di Hotel Grand Mega

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Wakil Bupati Blora Mensupord Tenaga Medis Yang Diisolasi Di Hotel Grand Mega
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si pada Rabu siang (6/5/2020), berkesempatan mengunjungi Hotel Grand Mega Cepu yang dijadikan sebagai tempat karantina atau isolasi bagi tenaga medis. Kunjungannya ini dilakukan untuk mengapresiasi manajemen hotel dan memberikan semangat kepada beberapa tenaga medis yang telah menjalani isolasi di tempat tersebut.

Dengan didampingi Kepala Pelaksana BPBD, Camat Cepu, perwakilan Dinas Kesehatan, DLH, RSUD Cepu, dan pejabat terkait lainnya, Wakil Bupati mengucapkan terimakasih kepada manajemen hotel yang telah bersedia menjadikan kamar kamar tamu sebagai tempat isolasi tenaga medis.

“Kami mewakili Bapak Bupati dan atas nama Pemkab Blora mengucapkan terimakasih kepada manajemen Grand Mega Resort and Spa Hotel. Setelah kita cek tadi ternyata ada banyak kamar yang siap digunakan untuk isolasi para tenaga medis kita. Ada 21 kamar yang siap, dan kemungkinan masih bisa ditambah 18 lagi,” ucap Wakil Bupati.

Menurutnya, dalam proses isolasi di hotel ini nanti masing-masing tenaga medis akan menempati satu kamar. Sehingga tidak ada yang diisi dua orang dalam satu ruangan.

“Berdasarkan laporan yang masuk, sudah ada tiga tenaga medis dari RSUD dr. R. Soeprapto Cepu yang menjalani isolasi di hotel ini. Kita sapa, kita semangati melalui video call lewat handphone. Karena kita dilarang bertatap muka langsung,” ungkap Wakil Bupati.

“Salah satu tenaga medis yang kita video call tadi adalah Mbak Mimin. Dia sudah sejak kemarin menjalani karantina atau isolasi diri disini. Alhamdulillah tadi lewat sambungan video call, dirinya mengaku senang dan tenang berada di hotel. Bisa istirahat tanpa khawatir bersinggungan dengan keluarga di rumah,” tambah Wakil Bupati.

Dirinya berharap seluruh tenaga medis yang menjalani isolasi ini bisa segera sembuh dan dinyatakan sehat agar bisa kembali bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tidak perlu khawatir, semuanya dibiayai pemerintah. Yang penting mereka harus senang, tetap optimis, olahraga teratur selama menjalani isolasi agar imunitas tubuh tetap kuat dan kembali sehat. Kami berharap hasil pemeriksaannya nanti negative,” ujar Wakil Bupati.

Sedangkan untuk pasien dari masyarakat umum disediakan tempat isolasi di Klinik Bakti Padma yang memang telah disiapkan khusus sebagai klinik Covid-19 dan saat ini juga mulai ditempati pasien.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Blora, Hadi Praseno, S.Sos, selaku Sekretaris II Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, membenarkan bahwa jumlah tenaga medis yang sudah diisolasi di hotel ini sebanyak 3 orang.

“Semuanya dari RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Mereka harus menjalani isolasi selama 14 hari karena pernah kontak atau merawat pasien positif Covid-19 asal Desa Kentong. Semoga saja hasil pemeriksaannya nanti negative,” ungkap Hadi Praseno.

Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati dan rombongan juga menyerahkan bantuan sejumlah APD untuk kelengkapan kebutuhan isolasi atau karantina para tenaga medis. Bantuan berupa bak sampah medis beserta kelengkapannya dari DLH, kemudian ada hand sanitizer, kaos tangan medis, madu, masker medis, dan masker kain dari Satgas Covid-19. ****Tim

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi