Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (3 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (11 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (12 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (12 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (13 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (15 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (19 jam yang lalu)
NASIONAL 05 Oktober 2020, 17:00 WIB 2,280 PDF

Wabup Banyumas Resmikan Pembayaran Non Tunai Pelayanan Uji Kendaraan Bermotor

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Wabup Banyumas Resmikan Pembayaran Non Tunai Pelayanan Uji Kendaraan Bermotor
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANYUMAS, INFODESANEWS – UPTD pengujian kendaraan bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas meluncurkan pembayaran non tunai pada pelayanan uji kendaraan bermotor. Program ini diresmikan oleh Wakil Bupati Banyumas Drs. H. Sadewo Tri Lastiono pada hari Senin (05/10/2020), di UPTD Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyumas, Kepala BKD, Kepala Bapenda, Kepala Kominfo, Perwakilan dari Bank Jateng cabang Purwokerto, dan para pegawai dari Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan, tujuan diadakannya program ini selain karena sedang dalam masa pandemi Covid-19, pembayaran non tunai uji kendaraan bermotor ini juga dimaksudkan agar lebih praktis dan efisien, serta agar dalam membayar tidak perlu datang langsung ke kantor Dinas Perhubungan.

“Dengan adanya pembayaran non tunai ini minimal bisa mencegah penyebaran Covid-19. maka ini sangat ideal untuk bisa dilaksanakan, tidak harus antri dan berbondong-bondong datang ke sini dan juga demi kenyamanan dan kepraktisan masyarakat dalam melakukan transaksi,” ucapnya.

Agus menjelaskan kendala dalam pembayaran non tunai ini adalah sinyal dan kurangnya line untuk alat uji, karena menggunakan cashless adalah menggunakan teknologi IT, kendalanya ada di sinyalnya pada saat tidak stabil, makanya ada beberapa alternative pada saat nanti banking mungkin eror, melalui lakupandai, bisa cash disini, bisa pakai ATM dan lain sebagainya

“Yang jelas ini sudah dimudahkan masyarakat silahkan membayar ke penguji kendaraan wajib ujinya tanpa ada alasan jauh, antri, dan sebagainya,” ucapnya.

Kendala lain menurut Agus adalah baru memiliki satu line alat uji. Satu hari satu line alat uji ini kapasitasnya hanya mampu sekitar 100 kendaraan. Di Banyumas menurutnya ada 16 ribu kendaraan wajib uji sehingga waiting list orang daftar dengan di cek itu jaraknya 1,5 sampai 2 bulan.

“Orang yang hari ini daftar pakai online ini akan dilayani tanggal 15 Desember,” tambahnya.

Agus Nur Hadie berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati agar line alat uji ditambahkan, sehingga kendaraannya sehari masuk semua bisa terlayani dengan baik. Bisa hari ini daftar, besoknya paling tidak bisa di uji, atau bahkan jika hari ini daftar, hari ini bisa dilayani juga.

Wakil Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono menyambut baik dan sangat mendukung pembayaran non tunai yang di luncurkan oleh UPTD Dishub Banyumas.

“Saya menyambut baik dan sangat mendukung pembayaran secara non tunai di UPTD Dishub Banyumas, semoga seiring dengan kegunaannya bisa memudahkan masyarakat dalam bertransaksi dengan mengedepankan kenyamanan masyarakat,” tuturnya

Menurutnya pembayaran non tunai uji kendaraan bermotor ini bekerja sama dengan Bank Jateng yang dapat dilakukan melalui Internet Banking dan Atm bank Jateng, ataupun melalui bank lainnya. Pembayaran melalui Internet Banking dapat dilakukan pada menu pilihan pembayaran kemudian pilih pajak atau retribusi, setelah itu pada kolom penyedia jasa pilih retribusi daerah kemudian memasukan kode bilink yang sudah didapatkan saat pertama mendaftar dan klik lanjut. Kemudian akan muncul total biaya yang harus dibayarkan, dibagian pin token diisi dengan nomor token yang sudah di kirimkan via sms. Setelah itu klik kirim atau proses, kemudian transaksi sukses uang masuk ke kas daerah bank Jateng.

Untuk pembayaran melalui I-Banking bank lain dapat dilakukan dengan mentransfer antar bank ke bank Jateng dengan memasukan virtual account,dan memasukan nominal serta mengisi password atau pin I-Banking dan token yang dikirimkan melalui sms, kemudian klik kirim.

“Harapannya kedepan nanti masyarakat semakin belajar kebiasaan membayar non tunai karena kedepan semua akan cashless. Kalau untuk ini, sudah selesai, bagus kok, sudah menjadi percontohan ditingkat nasional, harapan saya tahun depan itu sudah ada tambahan lagi untuk alat uji kir dan untuk memenuhi PAD targetnya satu tahun 1,6 milyar,” ucap Wakil Bupati.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi