Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (9 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL Video 12 Agustus 2020, 06:01 WIB 2,610 PDF

Video: Sungai Saluampak Meluap, Warga Panik

Admin Utama
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Video: Sungai Saluampak Meluap, Warga Panik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Warga Saluampak Desa Mari-Mari Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara yang bermukim di bantaran sungai Saluampak panik. Pasalnya, air sungai Saluampak tiba-tiba datang air banjir menggenangi beberapa rumah warga dan membuat kepanikan warga karena tidak selang satu jam air sungai langsung surut. Masyarakat panik dan trauma sehingga berhamburan keluar rumah. Mereka khawatir akan terjadi banjir susulan.

Kepanikan warga yang tinggal dibantaran sungai Saluampak puluhan warga keluar dan pergi di tempat yang aman dipohon Kelapa Sawit. Mereka panik dan takut akan terjadinya banjir susulan karena air sungai tiba-tiba surut dan trauma kejadian banjir bandang di Kota Masamba, Desa Radda dan Desa Meli Kecamatan Baebunta.

“Kirain mau datang banjir bandang, eh ternyata air sungai surut. Orang-orang sudah panik dan ada yang mengungsi ke Kebun Kelapa Sawit dan ada juga yang sudah bungkus barang barang berharga mereka,” ujar Kepala Desa Mari-Mari, Mariama, Selasa (11/8/2020) malam.

Ketakutan warga karena trauma dan takut kejadian di Kota Masamba, di Desa Radda dan Meli.

Adapun, kondisi yang sebenarnya hanyalah banjir luapan. Bahkan, banjir air sungai itu tak sampai satu jam. Saat ini sudah surut.(yustus)

Berikut ini liputannya;

" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen>
Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Space Iklan Disewakan Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia

Berita Terkait Lainnya

Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi