Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (7 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (9 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (9 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (14 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (16 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (16 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 hari yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 23 Maret 2021, 10:35 WIB 2,677 PDF

Vaksinasi Diutamakan Untuk Guru Kata Bupati Pati

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Vaksinasi Diutamakan Untuk Guru Kata Bupati Pati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,Infodesanews.com – Terkait rencana pembelajaran tatap muka yang direncanakan akan dilakukan pada Juli 2021, Bupati Pati Haryanto siapkan strategi khusus.

Hal itu dikatakannya usai menghadiri sidang paripurna di gedung DPRD Kabupaten Pati, Senin (22/3).

Haryanto menambahkan, pembelajaran baru direncanakan grand desainnya pada 1 Juli 2021. Tapi dirinya belum memastikan apakah pelaksanaannya secara keseluruhan atau secara bertahap. Menurutnya semua tergantung pemerintah pusat.

Namun dirinya sudah menyiapkan strategi dari kelompok A, B, C, yang menunggu untuk diuji coba dan disetujui.

“Untuk penerimaan siswa tetap sama, secara online. Sebelum pandemi saja kan sudah online, apalagi saat pandemi. Kecuali nanti kalau sudah ada yang diterima, kemudian menerima pengarahan dan penjelasan. Nanti kita akan ajukan perwakilan kelompok, kita uji”, sebut Haryanto.

Untuk saat ini di Kabupaten Pati, Haryanto menuturkan jika pandemi Covid-19 sudah menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.

Targetnya, imbuh Bupati, ada 148 ribu lansia yang akan divaksin di kabupaten Pati, namun untuk saat ini baru terlaksana sekitar 10 ribu lansia.

“Kemarin sudah kita siapkan vaksin untuk guru-guru, tapi tiba-tiba berubah untuk lansia dulu. Untuk itu para guru kita laksanakan swab antigen dulu”, paparnya.

Dan nanti, imbuh Haryanto, setelah lansia, vaksinasi akan diutamakan untuk guru.

“Agar kita tidak was-was, kasihan nanti gurunya”, lanjutnya.

Bupati juga menyebut, pasien Covid-19 di ruang Melati RS Soewondo saat ini hanya tinggal dua pasien. Sedangkan untuk yang isolasi mandiri jumlahnya pun tidak lebih dari 10 orang.

Namun demikian, bupati tetap mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan agar Covid-19 ini benar-benar hilang.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi