Kamis, 24 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (3 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (10 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (18 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (19 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (20 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (20 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (20 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 07 Juli 2024, 06:10 WIB 764 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Uskup Agung Koajutor KAMS, Beri Sakramen Krisma 219 Umat Paroki Siti Mqryam Saluampak

Penulis: Kabiro Luwu
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Uskup Agung Koajutor KAMS, Beri Sakramen Krisma 219 Umat Paroki Siti Mqryam Saluampak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

SUL-SEL, INFODESANEWS – Uskup Agung Koajutor Keuskupan Agung Makassar (KAMS), Mgr Fransiskus Nipa, memberikan Sakramen Krisma atau Sakramen Penguatan kepada umat di Paroki Siti Maryam Saluampak, Kabupaten Luwu Kecamatan Walenrang Utara, Desa Pongko yang berbatasan langsung Desa Mari-Mari Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Umat paroki yang menerima Sakramen Krisma berjumlah 219 umat Katolik di Paroki Siti Maryam Saluampak, Jumat 5 Juni 2024.

Mgr (Monsinyur) Fransiskus mengatakan bahwa,  para peserta Sakramen Krisma membawa daya kekuatan Roh Kudus seperti manusia membutuhkan nafas dalam kehidupan.

“Nafas itu adalah kehidupan kita sendiri dan roh yang kita terima itu menjadi nafas dari kehidupan kita. Tanpa Roh Kudus, kita mati,” sebutnya.

Yang kedua, para penerima Sakramen Krisma membawa cahaya api dari Roh Kudus. Api yang bisa mematangkan, yang bisa menjadikan mereka matang di dalam Iman.

“Karena Roh Kudus yang diterima adalah kekuatan Allah yang menjadikan mereka matang di dalam iman,” tambah Uskup Agung Koajutor.

Yang ketiga, diharapkan agar menjadi satu kesatuan dalam Iman. “Sering kali bangsa manusia tercerai-berai, dunia terkoyak-koyak, terpecah-pecah oleh berbagai kepentingan,” jelas Mgr Frans.

Menurutnya, Roh sepantasnya mempersatukan semua orang untuk tujuan yang sama, kebaikan, keselamatan dan kesejahteraan seperti diungkapkan dalam Injil, Kristus datang supaya kita mempunyai kehidupan dan mempunyai kehidupan itu dalam kelimpahannya.

“Saya mengucapkan selamat berbahagia kepada para peserta penerima Sakramen Krisma. Bawalah Roh Kudus untuk menjadi saksi Kristus di tengah dunia, menjadi yakin dengan iman sendiri dan mencari pembaharu untuk kehidupan,” jelas Uskup.** Yustus.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu

Kabiro Luwu

Kepala Biro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi