Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (26 menit yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (52 menit yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (2 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (2 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (3 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (10 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (21 jam yang lalu)
INFODESA 02 Juni 2020, 14:25 WIB 1,439 PDF

Usai Gelar Apel Gugus Tugas Covid-19 Lampug Selatan Siap Terapkan New Normal

Admin Utama
Oleh: admin • ~4 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Usai Gelar Apel Gugus Tugas Covid-19 Lampug Selatan Siap Terapkan New Normal
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai menerapkan tatanan normal baru alias new normalditengah masa pandemi Covid-19.

Kebijakan new normal dilakukan setelah Pemkab Lampung Selatan bersama Gugus Tugas Covid-19 serta jajaran TNI-Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Lapangan Korpri setempat, Selasa (2/6/2020).

Saat ini, Pemkab Lampung Selatan tengah melakukan sosialisasi sekaligus menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan agar tatanan baru tersebut bisa dipatuhi masyarakat. Termasuk pelibatan TNI-Polri dan intansi terkait lainnya.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meminta kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam menghadapi new normal ditengah pandemi sesuai anjuran pemerintah.

Protokol kesehatan itu kata Nanang, selalu menjaga jarak aman antar manusia dan menghindari kerumunan atau physical distancing, rajin mencuci tangan setelah berkativitas dan selalu mamakai masker.

Ia mengatakan, sebagai pelaksana Gugus Tugas di daerah, tim Gugus Tugas harus melaksanakan secara optimal semua kebijakan terkait percepatan penanganan Covid-19.

Sebab menurutnya, virus korona merupakan bencana nasional non alam yang perlu ditangani secara bersama-sama yang melibatkan berbagai lintas sektoral. Untuk itu semua pihak terkait harus mampu mengarahkan masyarakat mematuhi skenario yang ditetapkan pemerintah.

“Sebab tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang situasi ini tidaklah sama. Perlu adanya upaya yang lebih represif tetapi humanis agar kebijakan ini bisa dipahami masyarakat,” ujar Nanang dalam arahannya pada Apel Gelar Pasukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan.

Sementara, usai mengikuti apel tersebut, dalam arahannya, Komandan Kodim (Dandim) 0421 Lampung Selatan, Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie mengatakan, kebijakan new normalditerapkan supaya masyarakat bisa hidup normal kembali.

Kegiatan itu kata dia, mengedukasi masyarakat dan pengelola ruang publik agar memahami tentang pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Seperti mengimbau masyarakat yang belum patuh, mengingatkan dan menertibkan prosedur kesehatan di ruang publik.

“14 hari kedepan mulai dari sekarang, kita masih bersifat melakukan sosialisasi dan imbauan. Kemudian akan kita evaluasi sekitar pertengahan bulan ini, selanjutnya kita akan lakukan patroli lanjutan dengan melihat bagaimanan kedisipilnan warga di lapangan,” kata Robinson dihadapan Danramil, Kapolsek dan Camat se-Lampung Selatan.

Robinson juga meminta kepada pemerintah daerah setempat untuk mulai merancang konsep pemberian hukuman atau sanksi bagi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Sehingga, setelah upaya penegakan kedisiplinan dilakukan, dan masih ada warga yang tidak patuh, akan ada efek jera dalam rangka mendidk warga menjadi tertib.

“Apabila semua sudah dilakukan, langkah terakhirnya adalah represif, kita lakukan secara humanis. Tapi perlu diingat, yang kita lakukan ini bukan semau kita, jangan sampai kontraproduktif, nanti malah kita di viralkan, aparat bertindak diluar batas. Nah ini juga salah,” katanya.

Disamping itu, ia pun menekankan peran pengelola publik dan pusat-pusat keramaian untuk memberdayakan pengamanan internal. Meskipun nantinya ada aparat TNI-Polri yang berjaga, ia meminta pengelola publik tidak bergantung dengan aparat.

“Berdayakan pengamanan internal yang ada disitu dulu. Misal di pasar, pengelola pasar harus punya penanganan sendiri. Dia yang harus melarang warga masuk pasar tanpa masker. Ini kita laksanakan dan awasi 14 hari kedepan. Kalau tidak berjalan sesuai yang kita harapkan, baru kita ambil langkah hukum,” tegas Dandim muda ini.

Disisi lain, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Eddie Purnomo meminta aparat dalam hal ini TNI-Polri untuk dapat memahami new normal itu sendiri.

Sebagai aparat, ia berharap petugas di lapangan dapat memberikan tauladan kepada masyarakat. Jangan sampai petugas yang melakukan penegakan disiplin justru melakukan pelanggran dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Intinya new normal ini adalah kita mengembalikan aktivitas seperti biasa tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan operasi pendisiplinan. Pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak. Mendisiplinkan protokol kesehatan, ini yang harus kita pahami dulu,” tegas Kapolres.

Senada disampaikan Dandim, Kapolres Eddie Purnomo pun meminta pihak pemerintah daerah bisa membuat peraturan bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Seperti diberikan sanksi yang dirumuskan secara bersama-sama. Namun ia berharap, masyarakat sudah sadar sebelum sanksi dan peraturan tersebut diberlakukan.

“Misalnya penjual dan pembeli tidak memakai masker, kita tutup seminggu dan dijaga Pol PP. Begitu masih ngeyel lagi ditutup satu bulan atau dicabut izinnya. Begitu juga rumah makan, pembeli yang makan ditempat tidak boleh melebihi kasapsitas yang ditentukan,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya berharap semua pihak harus bisa menyamakan persepsi, bahwa new normal ini bukanlah membiarkan masyarakat beraktivitas begitu saja. Akan tetapi bagaimana membuat aktivitas yang ada seperti biasa dengan mematuhi protokol kesehatan. (az/Sg)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi