Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (6 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (8 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (13 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (14 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (16 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (16 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (16 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (23 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (1 hari yang lalu)
INFODESA 03 Agustus 2020, 23:30 WIB 1,366 PDF

UPDATE COVID-19 EDISI 3 AGUSTUS 2020 : PASIEN SEMBUH CAPAI 87

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

UPDATE COVID-19 EDISI 3 AGUSTUS 2020 : PASIEN SEMBUH CAPAI 87
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS | Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora pada hari Senin (3/8/2020) kembali melaksanakan konferensi pers tentang update perkembangan persebaran virus corona. Yang kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Siswanto, S.Pd, MH, mewakili Ketua DPRD selaku Wakil Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Blora.

Dok. Direktur RSUD Cepu, dr. Fatkhur Rokhim

Dengan didampingi Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, dan Kepala Dinas Pendidikan, Siswanto, S.Pd. MH menyampaikan bahwa hingga hari ini berdasarkan data monitoring yang masuk, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blora sebanyak 144.

“Rinciannya, yang masih dirawat ada 48, meninggal 9 dan yang sembuh menjadi 87. Kami berharap yang sembuh ini bisa segera bertambah sehingga yang dirawat bisa segera tuntas,” ucap Siswanto, S.Pd, MH.

Namun demikian, menurutnya angka reaktif rapid test hingga hari ini juga masih tinggi yakni mencapai 113. Begitu juga dengan PDP ada 14, ODP 19, dan OTG 177. Angka ini diperoleh berdasarkan hasil testing, tracking dan treatment yang dilakukan Dinas Kesehatan.

Untuk persebarannya, pihaknya meminta agar masyarakat bisa mengakses langsung di laman corona.blorakab.go.id yang selalu diupdate atau diperbaharui setiap hari oleh tim terkait.

Selanjutnya, dirinya menyampaikan bahwa sebentar lagi Rakyat Indonesia akan merayakan peringatan Kemerdekaan ke 75 dengan suasana yang berbeda. Masih dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga pihaknya meminta agar hal ini bisa memacu semangat kebersamaan berjuang melawan pandemi dengan mengutamakan upaya pencegahan daripada pengobatan.

“Adanya pandemi ini melahirkan semangat, meningkatkan kembali rasa persaudaraan antar sesama warga Blora yang dilandasi jiwa kemanusiaan yang tinggi dan tidak mengucilkan penderita, justru mendampingi dengan penuh perhatian. Ini menandakan bahwa warga Blora memiliki semangat kebersamaan sehingga Blora bisa kondusif,” ucapnya.

Pihaknya berharap semua pandemi ini bisa segera diatasi, dan berdoa semoga Allah SWT bisa segera mengangkat wabah ini.

Sementara itu, Direktur RSUD Cepu, dr. Fatkhur Rokhim, menambahkan bahwa per hari ini sedang merawat 4 pasien positif Covid-19 yang telah dilakukan swab dan menunggu hasilnya. Pihaknya berharap hasilnya nanti negative.

“Kami berharap dan meminta agar masyarakat tetap terus melaksanakan protokol kesehatan yang bermuara pada 3 perilaku. Yakni memakai masker saat keluar, jaga jarak dalam berinteraksi sosial, dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun,” ucap dr. Fatkhur.

Terakhir, Kepala Dinas Pendidikan, Hendi Purnomo, S.STP, MA, menyampaikan bahwa hingga saat ini pelaksanaan pembelajaran di Kabupaten Blora masih dilakukan secara daring. Dikarenakan berdasarkan surat keputusan bersama 4 Menteri, syarat diperbolehkannya pembelajaran tatap muka diatur secara ketat dan berlapis. Yakni daerah sudah berstatus zona hijau, kemudian adanya izin dari pemerintah daerah (gugus tugas), sekolah siap secara protokol kesehatan, dan orangtua mengizinkan.

“Prinsipnya kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat diutamakan. Oleh karena itu hingga kini di Blora masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh,” jelas Hendi Purnomo.

Pembelajaran jarak jauh atau daring inipun mengalami sejumlah kendala, seperti tidak adanya jaringan dan belum semua siswa memiliki smartphone.

“Oleh sebab itu mari kita semuanya mematuhi anjuran pemerintah untuk mencegah penularan virus ini sehingga pandemi ini bisa segera selesai dan sekolah bisa aktif kembali seperti semula,” pungkasnya. (Tim Liputan Prokompim Blora).

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi