Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (2 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (2 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (3 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (6 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (14 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (17 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (23 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (23 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (1 hari yang lalu)
NASIONAL 11 April 2022, 23:53 WIB 2,294 PDF

Unjuk Aspirasi di DPRD Palopo dengan Petugas Bentrok, 14 Mahasiswa Diamankan: Penyebabnya Ini

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Unjuk Aspirasi di DPRD Palopo dengan Petugas Bentrok, 14 Mahasiswa Diamankan: Penyebabnya Ini
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULAWESI SELATAN, INFODESANEWS – Demo unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Rakyat (Ampera di Kota Palopo di depan Gedung DPRD, Jalan Anggrek Kelurahan Tompotikka Kecamatan Wara Kota Palopo, Senin 11 April 2022, berlangsung ricuh.

Mahasiswa tampak terlibat bentrik dengan aparat kepolisian, Brimob dan TNI. Akibatnya kaca-kaca kantor DPRD rusak dan pecah terkena lemparan batu dengan anarkis setelah terlibat bentrok dengan keamanan.

Suasana memanas setelah mahasiswa memaksa masuk ke dalam gedung yang dipagari kawat, aksi saling dorong pun terjadi dan disertai pelemparan batu ke petugas.

Kemudian terjadi, kericuhan antara mahasiswa dengan polisi, brimob pun dilerai oleh kedua belah pihak, hingga aksi berangsur kondusif.

Kapolres Kota Palopo AKP Muhammad Yusuf Usman mengatakan bahwa, kericuhan yang sempat terjadi karena diduga pelemparan batu dan petugas menembaki dengan gas aor mata ke pengunjuk rasa di lapangan Pancasila.

Dalam aksi insiden tersebut,” Sekwan DPRD Kota Palopo Abdul Waris membenarkan ada aksi pelemparan batu dan sejumlah kaca-kaca jendela pecah dan pagar kantor DPRD dirusak pengunjuk rasa.

” Sebelumnya terjadi insiden, pomoinan dan anggota Legislatif sudah siap menemui aspirasi mahasiswa, namun bentrokan tak terelakkan,” sebut Abdul Waris.

Dalam insiden bentrokan aksi tersebut, seorang personil Polres Kota Palopo mengalami luka diwajah akibat terkena lemparan batu. Dan juga beberapa mahasiswa mengalami luka. Dan termaduk 14 mahasiswa diamankan dalam aksi insiden itu.

Sementara,” Kapolres Kota Palopo AKBP Muhammad Yusuf Usman membenarkan ada 14 orang kita amankan di Mapolres,” ujarnya, Senin 11 April 2022 malam

AKBP Muhammad Yusuf Usman menduga ada pihak-pihak lain berupaya melakukan provokasi, sehingga massa pengunjukrasa melakukan tindakan anarkis dengan melempar batu kearah gedung DORD dan ke petugas yang sedang melakukan pengamanan.

” Dan sedikitnya ada 7 (tujuh) orang yang disinyalir menjadi provokator,” tandasnya.(yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi