Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (2 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (2 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (2 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (10 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (13 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (14 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (17 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (18 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (19 jam yang lalu)
NASIONAL 03 Desember 2020, 17:39 WIB 504 PDF

UMS Siapkan Dua Lokasi Isolasi Mandiri untuk Dosen dan Karyawan yang Terpapar Covid-19

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

UMS Siapkan Dua Lokasi Isolasi Mandiri untuk Dosen dan Karyawan yang Terpapar Covid-19
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SUKOHARJO, INFODESANEWS | Sebagai bentuk kepedulian terhadap penanganan Covid-19 di kalangan civitas akademika, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah menyiapkan dua tempat khusus untuk isolasi mandiri bagi dosen dan karyawan yang terpapar Covid-19.

“Kita tidak menginginkan ada civitas akademika UMS yang terpapar Corona. Namun jika terpaksa ada yang kena, kami membantu siapkan tempat isolasi mandiri. Ada dua tempat yang kita siapkan jika mereka membutuhkan,” ungkap Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif MSi kepada wartawan, di kampus UMS, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Kamis (3/12).

Adapun dua tempat yang sudah disediakan berada di tengah kota yakni Ramayana House di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo dan Kampus UMS yang ada di Jl Dr Radjiman Laweyan. Dua tempat tersebut, kata Sofyan Anif, akan diperuntukkan bagi dosen dan karyawan UMS yang terkena Covid-19 dan membutuhkan tempat untuk isolasi mandiri.

“Dua tempat tersebut memang kami peruntukkan khusus untuk isolasi mandiri dosen dan karyawan, agar virusnya tidak menyebar ke area kampus. Di sana kan ada kamar dan ruangannya ada banyak jadi bisa menampung banyak orang. Insya Allah cukup untuk Isolasi mandiri. Siapa tahu membutuhkan tempat isolasi, karena alasan kalau di rumah bisa membahayakan anggota yang lain,” sambung Sofyan Anif.

Sejauh ini, kata Sofyan Anif, belum ada yang menempati disana. “Saat ini memang belum ada yang menempati di sana (ruang isolasi). Dan kita berdoa semua sehat-sehat selalu. Tapi semisal ada dosen ataupun karyawan yang merasa terdapat tanda-tanda reaktif dan ingin isolasi di sana kami persilakan,” ujarnya.

Kepedulian UMS terhadap penanganan Covid-19 ini sudah berlangsung sejak awal. Kali ini, UMS juga akan membentuk Satgas Covid-19. Satgas ini, menurut Rektor, berbeda dengan Satgas yang dibentuk pada Maret 2020 lalu.

“Jika Satgas yang dibentuk pada Maret 2020 yang lalu kami beri nama Satgas Peduli Covid, fokusnya aktivitas Kampus UMS dalam melawan Covid, seperti memberikan edukasi, penyemprotan disenfektan, hingga pembagian Sembako kepada masyarakat terdampak Covid, khususnya di area seputar kampus. Maka Satgas yang sekarang ini bertugas tidak hanya memberi santunan saja akan tetapi bagaimana mengupayakan UMS itu bersih dari Covid-19,” ujar Sofyan Anif.

Sofyan Anif menambahkan, SK (Surat Keputusan) Rektor untuk Satgas Covid UMS akan segera turun dan para petugas akan  segera beroperasi. Satgas Covid UMS ini juga nantinya akan jadi penentu apakah di UMS ini sudah bisa dilakukan kuliah secara tatap muka atau belum.

“Sebenarnya Bapak Menteri Pendidikan sudah memperbolehkan Januari 2021 mendatang untuk melakukan pembelajaran tatap muka, namun keputusan tersebut tetap berada di Satgas di masing-masing Kabupaten atau Kota. Tapi kalau dilihat di Jawa Tengah sendiri saat ini sedang tinggi-tingginya jadi kemungkinan belum bisa. Maka dari itu UMS juga membuat Satgas Covid-19 untuk memastikan apakah Januari 2021 mendatang sudah bisa kuliah tatap muka atau belumnya,” jelasnya. (gus/tyo/hr/tl)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi