Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (1 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (1 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (2 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (13 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (16 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (22 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (22 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (1 hari yang lalu)
INFODESA 10 Oktober 2022, 11:17 WIB 2,186 PDF

Tradisi Meron Bisa Jadi Magnet Wisata Budaya

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tradisi Meron Bisa Jadi Magnet Wisata Budaya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI – Pembukaan tradisi meron Sukolilo tahun 2022 di Masjid Baitul Yaqin turut dihadiri Pj Bupati Pati, Kapolres Pati, Bapermades Provinsi Jateng, Kepala Bappeda, DPRD, Muspika dan para tamu undangan, Minggu (9/10).

Pj Bupati Pati Henggar menyambut baik sekaligus mengapresiasi penyelenggaraan Tradisi Meron Sukolilo yang telah diadakan secara turun temurun dalam rangka memperingati Maulid Nabi.

Henggar berharap tradisi ini dapat dirawat dan dijaga dengan baik sehingga Meron bukan hanya sekedar menjadi hiburan bagi masyarakat. Namun lebih dari itu, Henggar menginginkan agar generasi muda memahami dan mengenal filosofi Meron sebagai bukti sejarah dan peran Walisongo dalam mensyiarkan agama Islam di tanah Jawa.

“Kita patut berbangga pada Tahun 2021 kemarin Desa Sukolilo terpilih dalam Program Desa Pemajuan Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan potensi Budaya Meron yang diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda sejak Tahun 2016,” papar Pj Bupati.

Bahkan Henggar menyebut tradisi Meron juga memperoleh pengakuan di tingkat nasional sebagai nominator tiga besar kategori Festival Tradisi Anugerah Pesona Indonesia.

Berdasar prestasi dan potensi tersebut, Pj Bupati mengatakan bahwa pelestarian Budaya Meron harus mendapatkan dukungan bersama agar dapat menjadi pondasi yang kuat dalam menamankan rasa cinta terhadap budaya daerah.

“Mari kita menjadikan Meron sebagai magnet wisata budaya yang dapat menjadi pengungkit untuk meningkatkan geliat perekonomian masyarakat,” ajaknya.

Henggar mengajak generasi muda ambil bagian untuk membranding Pati dengan gencar mempromosikan potensi unggulan daerah melalui berbagai platform media sosial yang ada sehingga citra positif Kabupaten Pati semakin dikenal oleh khalayak luas.

Terakhir, melihat animo dan antusiasme masyarakat yang cukup besar dalam acara ini, Henggar berpesan agar para pengunjung tetap menjaga ketertiban sehingga serangkaian acara meron yang diselenggarakan dapat berjalan aman dan kondusif.

“Semoga penyelenggaraan Meron Tahun ini berjalan lancar dan sukses demi mendukung kemajuan pariwisata serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pati,” pungkasnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi