Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Dandim 0906/Kkr Pimpin Acara Korp Raport Kenaikan Pangkat Dan Purna Bhakti (2 jam yang lalu) • Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (18 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (20 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (1 hari yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (1 hari yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (1 hari yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (1 hari yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu)
INFODESA 09 September 2022, 10:40 WIB 2,522 PDF

Tradisi Blangkon, Hari Ini Dipamerkan di Pelataran Loji Gandrung

Admin Utama
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tradisi Blangkon, Hari Ini Dipamerkan di Pelataran Loji Gandrung
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS | Beragam penutup kepala khas pelengkap busana yang dalam tradisi Jawa disebut “blangkon”, mulai hari ini dipamerkan kepada khalayak dalam “Blangkon Fest” atau Festival Blangkon selama 3 hari, Jumat – Minggu (9-11/9/2022), di pelataran rumah dinas Wali Kota Solo “Loji Gandrung”.

Dalam festival yang diinisiasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Solo dan baru pertama digelar pada 2022 ini, jumlah peserta baru sebanyak 80 perajin ikat kepala blangkon yang sebagian besar bermukim di Kampung Blangkon Potrojayan, Kecamatan Serengan, Solo.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Gembong Hadi Wibowo, menjelaskan kepada awak media, ikat kepala yang disebut blangkon sebenarnya busana tradisional yang tidak hanya dikenakan masyarakat Surakarta dan Yogyakarta.

Masyarakat di luar kedua daerah, seperti di Jawa Barat di antaranya Cirebon dan Bandung, di Jawa Timur seperti Madura dan Surabaya, di Bali, di Sumatera dan lain-lain, juga punya tradisi mengenakan ikat kepala semacam blangkon.

“Blangkon Fest pertama ini baru diikuti perajin blangkon di Kota Solo, yang dalam sejarah dalam membuat blangkon ada kaitan dengan keraton. Pokdarwis Kota Solo ingin mengenalkan blangkon untuk daya tarik wisata. Pada festival mendatang, kita akan mencoba melibatkan para perajin penutup kepala tradisional itu dari daerah lain,” ujar Gembong. (dra/red slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi