Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (9 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL 29 November 2022, 23:20 WIB 2,402 PDF

Tokoh Masyarakat Dayak Sebut Kabareskrim Korban Fitnah

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tokoh Masyarakat Dayak Sebut Kabareskrim Korban Fitnah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PONTIANAK – Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto diminta untuk tetap fokus melakukan penegakan hukum walau saat ini mendapat serangan fitnah. Kinerja Komjen Agus dinilai masih tetap berada di relnya.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Satria Borneo Raya (SABER), Agustinus S.Pd sekaligus tokoh masyarakat adat Dayak, di Pontianak, Selasa (29/11/2022).

“Kerja cepat pak Agus menggulung geng Sambo itu menunjukan komitmen beliau pada penegakan hukum. Isu-isu dan fitnah yang disebar belakangan ini adalah upaya menjatuhkan kredibilitas pak Agus, kita tidak percaya itu,” katanya.

Agustinus yang pernah menjabat Ketua Umum Pasukan Merah TBBR periode 2019 hingga Mei 2022 ini yakin Kabareskrim tidak terlibat dalam bisnis-bisnis ilegal. “Justru geng Sambo lah yang berada dibelakang bisnis-bisnis itu,” tegasnya.

Ia menilai apa yang dilakukan Kabareskrim dengan membongkar rekayasa pembunuhan Brigadir J justru membuktikan masih ada aparat kepolisian kita yang komit dengan penegakan hukum tanpa pandang bulu.

“Rasanya masyarakat awam sekalipun akan paham, fitnah-fitnah yang disebar itu adalah balas dendam karena rekayasa geng Sambo bisa dibongkar Kabareskrim,” katanya lagi.

Namun begitu ia berharap ada ketegasan dari pimpinan Polri untuk segera mengambil tindakan tegas atas apa yang terjadi saat ini. Polri diyakininya sangat solid dan tidak bisa dipecah belah.

“Namun fitnah dan isu-isu yang menyebar di masyarakat itu sedikit banyak dapat menganggu kinerja Kabareskrim, padahal banyak agenda bangsa ini yang harus dikerjakan Kabareskrim,” tambahnya.

Kalau ini dibiarkan, lanjut tokoh masyarakat Adat Dayak ini, bukan tidak mungkin sebentar lagi akan muncul fitnah baru lagi untuk Kabareskrim. Mereka akan mencari-cari hal-hal lain untuk menjatuhkan Komjen Agus.

“Beberapa fitnah dan isu itu tidak mempan, sehingga akan dicari-cari lagi yang lain hingga membuat masyarakat percaya, ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Ia mengatakan masyarakat di Kalimantan Barat selama ini melihat kinerja Kabareskrim yang jauh dari hinggar bingar namun banyak kasus terselesaikan.”Artinya pak Agus sungguh-sungguh ingin menempatkan hukum pada rel nya,” katanya lagi.

Agustinus pun minta Komjen Agus Andrianto untuk tidak terpengaruh atas fitnah-fitnah itu.”Masyarakat semua tahu koq, siapa tukang rekayasa dan mana yang benar-benar menegakkan hukum,” tutupnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi