Minggu, 4 Oktober 2026
TERKINI
• Peringati HUT ke-81 TNI, Kodim 0906/Kukar Gelar Ziarah Nasional (3 menit yang lalu) • LSM Harimau Blora Salurkan Bantuan Air Bersih ke 25 Desa Terdampak Kekeringan (1 jam yang lalu) • Pelajaran Berharga Rocky Gerung Itu Bernama 'Realitas' (17 jam yang lalu) • Meriahkan HUT TNI, Kodim 0906/Kkr Gelar Turnamen Sepak Bola Bagi Pelajar (20 jam yang lalu) • Plat Besi Bikin Curiga,Polisi Temukan 27 Kilogram Sabu Di Innova (1 hari yang lalu) • Laporan Seno Aji:OMBUDSMAN Periksa Ulin Nuha Kepala BPN Bandar Lampung (1 hari yang lalu) • Musrenbangdes Di Desa Marga Agung Tahun 2027 Fokus Pada Infrastruktur Dan Pertanian (1 hari yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Marga Kaya Ikuti RPJMDes (1 hari yang lalu) • Musrenbangdes Desa Gedung Harapan Tahun 2027 Fokus Pembangunan Jalan Lingkungan (1 hari yang lalu) • Pemkab Lamsel Buka Akses Dokumentasi Kegiatan, Tinggal Scan QR Code Bisa Unduh Gratis (1 hari yang lalu)
INFODESA 20 Oktober 2021, 11:11 WIB 1,701 PDF

TNI Ajarkan Masyarakat Cara Fermentasi Biji Kedelai Jadi Tempe

Admin Utama
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

TNI Ajarkan Masyarakat Cara Fermentasi Biji Kedelai Jadi Tempe
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KEEROM,INFODESANEWS.COM – Dampak dari wabah pandemi Virus Covid-19 masih dirasakan khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah perbatasan Papua, hal tersebut mendorong Pos Yamara Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY terjun langsung untuk mengajarkan cara pembuatan tempe Kampung Suskun Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom Papua. Rabu (19/10/2021)

Tempe merupakan makanan khas dari Indonesia yang terbuat dari bahan dasar biji kacang kedelai, diolah dengan di fermentasi menggunakan kapang Rhizopus atau yang biasa dikenal dengan ragi tempe.

Di kampung Suskun mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, sehingga biji kedelai sebagai bahan dasar pembuatan tempe sangat mudah didapatkan.

Sarno (49) warga Kampung Suskun yang di kunjungi Danpos Yamara Serma Dedit mengucapkan terima kasih atas bimbinganya tentang cara pengolahan biji kedelai menjadi sebuah tempe.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat menyebutkan “Modal awal yang terbilang ekonomis akan menarik masyarakat untuk memproduksinya, harga jual tempe juga tidak terlalu mahal sehingga dapat dijangkau oleh lapisan masyarakat.”

Kehadiran Satgas Yonif Mekanis 512/QY diharapkan dapat menciptakan semangat berwirausaha bagi masyarakat di wilayah perbatasan Papua untuk mendapatkan pemasukan tambahan di tengah Pandemi Covid-19.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi