Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (7 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (7 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (12 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
NASIONAL 13 Mei 2020, 13:41 WIB 2,726 PDF

Tinjau Pasar Porda yang Terbakar, Bupati Instruksikan Petugas Segera Rampungkan Pembersihan Sisa Kebakaran

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tinjau Pasar Porda yang Terbakar, Bupati Instruksikan Petugas Segera Rampungkan Pembersihan Sisa Kebakaran
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,Infodesanews.com -Bupati Pati Haryanto, bersama Sekretaris Daerah Pati Suharyono, Kepala Disdagperin, Kasatpol PP, camat dan muspika serta instansi terkait, Senin pagi (11/5) melaksanakan peninjauan pasar Porda Juwana yang terbakar Sabtu malam, 9 Mei 2020.

Pasar Porda merupakan tempat penjualan grosir bawang dan kebutuhan pokok masyarakat yang cukup besar di Kabupaten Pati.

Bupati saat meninjau pasar mengatakan pasca kebakaran, pasar segera dibersihkan agar aktivitas untuk masyarakat berdagang atau berjualan di pasar ini bisa pulih kembali.
“Karena kalau tidak segera kita bersihkan nanti masyarakat yang biasa berjualan maupun beraktivitas di pasar ini akan sedikit terganggu dan tidak bisa berjualan,” ujarnya.

Untuk pembangunannya nanti, ungkap Bupati, menunggu alokasi anggaran. Ia menjelaskan paling cepat perubahan anggaran tahun ini dan paling lambat anggaran 2021.
“Kalau bisa di perubahan anggaran, nanti kita alokasikan di perubahan anggaran,” yakinnya.

Bupati mengatakan nantinya pembangunan pasar akan berbentuk los, untuk penjualan kebutuhan pokok diantaranya adalah bawang putih, merah, cabe dan kebutuhan sehari-hari.
“Hari ini langsung kita bersihkan, InsyaAllah sehari dua hari ini paling sudah rampung dan sudah saya bawakan alat berat termasuk atap-atap bekas terbakar ini juga akan dibersihkan,” imbuhnya.

Terkait penyekatan kios pedagang, Bupati menerangkan akan rapat dengan instansi terkait. “Dan karena ini musibah dan memang kebutuhan mendesak dan dibutuhkan oleh para pedagang, maka akan kita musyawarahkan dengan instansi terkait agar semua berjalan lancar,” ujarnya.

Bupati menekankan pembangunan pasar dalam keadaan darurat, minimal harus memiliki atap. “Tapi yang namanya darurat itu kan kita tidak boleh membangun permanen. Jadi biar diatur, minimal nanti para pedagang dan pembeli tidak kehujanan ataupun kepanasan,” tutur Haryanto.

Bupati berharap dalam satu atau dua hari pembersihan puing- puing kebakaran bisa rampung, karena sudah didatangkan alat berat.”Semoga aktivitas di pasar ini bisa cepat pulih kembali,” harapnya.(@gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi