Kamis, 24 September 2026
PENDIDIKAN 19 Desember 2017, 21:41 WIB 1,954 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Tingkatkan Kompetensi Guru, LP Ma’arif NU Kota Semarang, KKM MTSN-2 dan Balai Diklat Keagamaan Semarang Adakan Diklat

Jurnalis / Kontributor: Redaksi
Jumlah Tayang: 1,954 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tingkatkan Kompetensi Guru, LP Ma’arif NU Kota Semarang, KKM MTSN-2 dan Balai Diklat Keagamaan Semarang Adakan Diklat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com – LP Ma’arif NU Kota Semarang memahami pentingnya pendidikan yang berkualitas. Untuk mewujudkan hal tersebut Diklat peningkatan kompetensi dalam pengajaran kurikulum 2013 edisi revisi 2017 dilaksanakan dengan cara kerjasama (MoU) dengan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTSN 2 Semarang dan Balai Diklat Keagamaan Semarang.

Diklat yang direncanakan hingga Jumat (22/12/2017) dilaksanakan di balai diklat keagamaan semarang, jalan Temugiring Banyumanik Semarang. Diklat peningkatan kompetensi kurikulum 2013 edisi revisi 2017 bagi guru MTs Ma’arif NU Kota Semarang yang diikuti oleh 170 guru dari semua mata pelajaran.

Ketua LP Ma’arif NU Kota Semarang, Asikin Khusnan berharapkan agar guru-guru MTs Ma’arif NU proaktif dan serius dalam menyerap informasi, pengetahuan dan ketrampilan terkait implementasi kurikulum 2013.

“Saya berharap dengan adanya pelatihan ini, semua guru MTs yang berada di bawah naungan LP Ma’arif NU Semarang bisa pro-aktif dan peka terhadap perubahan yang ada.” Kata Asikin. “Secara jelasnya hasil dari pelatihan ini semua guru dapat menyerap informasi, pengetahuan dan keterampilan yang diberikan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Khususnya mendidik para penerus NU dan bangsa. Lanjutnya. “Secara aplikatif, nantinya harus muncul inovasi dalam perencanaan dan pembelajaran, sehingga penilaian di madrasah masing-masing akan mengalami perbaikan seperti yang diharapkan. Semoga MTs Ma’arif NU Kota Semarang meraih mutu, kemajuan, dan prestasi yang lebih baik dari sebelumnya.” Pungkasnya.

Kepala Balai Diklat Keagamaan Semarang, Syari’in mengatakan bahwa balai diklat keagamaan menyambut baik kerjasama dari LP Ma’arif NU Kota Semarang dan KKM MTs N-2

“Kami berterima kasih kepada LP Ma’arif NU Semarang yang mengajak kerjasama untuk mendidik dan melatih guru madrasah. Kami ucapkan welcome dan Balai diklat sudah berusaha menyediakan widyaiswara yang kredibel, kompeten, dan terlatih, serta tempat yang representatif.” Kata Syari’at dalam sambutannya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua KKM MTS N- 2, Junaidi merasa senang dan menerima secara terbuka ajakan Kerjasama tersebut.

“Kami merasa senang, dan secara terbuka menerima tawaran kerjasama antara Balai Diklat Keagamaan Semarang, dengan MKK MTs N-2 dan LP Ma’arif NU Kota Semarang. Ini merupakan ikhtiar yang baik dan terobosan yang tergolong baru untuk mewujudkan pendidikan MTs di kota Semarang memiliki kualitas terjamin, maju dan berdaya saing tinggi.” Tegas Junaidi.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala (MKK) MTs Ma’arif NU Kota Semarang, Samsuddin yang didaulat sebagai ketua panitia melaporkan bahwa materi diklat meliputi kebijakan pemerintah dan kompetensi kurikulum 2013 edisi revisi 2017, dengan pendekatan diklat dalam bentuk presentasi, praktik, tugas kelompok, dan tugas mandiri. (Rifqi/Yono)

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi