Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (2 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (2 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (4 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (5 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (6 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (17 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 29 Oktober 2020, 08:37 WIB 822 PDF

Tingginya Silpa TA, 2019-2020 Menjadi Catatan Fraksi Gabungan DPRD Lamsel

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tingginya Silpa TA, 2019-2020 Menjadi Catatan Fraksi Gabungan DPRD Lamsel
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

(ft juru bicara Fraksi gabungan Nasdem -Hanura dan Perindo, Jasrori saat bacakan pandangan akhir)

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Fraksi gabungan DPRD Lampung Selatan, Nasdem, Hanura dan Perindo, melalui juru bicaranya meminta Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) harus dapat disusun untuk menjawab terpenuhinya skala dan lingkup kebutuhan masyarakat yang dianggap paling penting dan paling luas jangkauanya,

“Hal itu agar lokasi dan sumber daya dapat di manfaatkan secara ekonomis, efisien dan efektif, sehingga RAPBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021 dapat menjawab kebutuhan pembangunan bagi kepentingan masyarakat.” kata juru bicara Fraksi gabungan Nasdem -Hanura dan Perindo, Jasroni. saat penyampain pandapat akhir Fraksi gabungan, Nasdem-Hanura dan Perindo, dalam Rapat Paripurna Penetapan Rancangan KUA-PPAS Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021. yang dilaksanakan di Gedung DPRD setempat ,Selasa (20/10/2020) secara virtual meeting.

Oleh karena itu program yang
disusun harus benar-benar bermanfaat dan berdampak langsung bagi masyarakat. seperti pembangunan sumberdaya manusia, infrastruktur dan pemerataan wilayah. Hal inilah yang harus ditekankan agar dapat melakukan percepatan-percepatan dalam pembangunan.

Lebih lanjut disampaikan Kecermatan
dalam perencanaan penganggaran merupakan sesuatu yang sangat mendasar dalam mencapai target-target pembangunan.

“Maka Fraksi Gabungan NASDEM-HANURA-PERINDO memandang perlu untuk memberikan catatan dalam pandangan akhir yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari pendapat fraksi, antara lain yaitu. Penyampaian Rencana Kerja Anggaran (RKA) masing-masing OPD ke DPRD sebaiknya dilakukan jauh sebelum waktu pembahasan di tingkat komisi, hal ini agar pembahasan dapat dilakukan secara logis, bijaksana serta lebih mendalam agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.”kata dia.

Tingginya SILPA selama dua tahun terahir 2019-2020, khususnya pada Dinas PUPR. Maka diharapkan agar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat memaksimalkan serapan anggaran mengingat waktu yang tersedia, sehingga program-program yang ada di dalamnya dapat secara optimal dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

Meningkatkan anggaran kesehatan, anggaran BPJS, anggaran dana hibah dan bantuan langsung kepada masyarakat. Hal ini perlu mendapat anggaran yang cukup, mengingat
kondisi Pandemi Covid-19 yang belum dapat ditanggulangi.

Bahwa RABPD Tahun 2021 harus disusun dengan pendekatan kinerja serta money follow program yang berpedoman pada prinsip efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab.

“Tentunya dengan memperhatikan azaz keadilan, kepatutan dan manfaat untuk
masyarakat, dengan berpedoman pada Permendagri No. 33 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2021, sebagaimana diketahui bersama rancangan KUA harus memuat kondisi ekonomi makro daerah, asumsi penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah dan strategi pencapaiannya.”ujarnya.

Kami Fraksi gabungan berharap Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar mengoptimalkan pencapaian indikator sasaran, outcome dan output yang menjadi target dari seluruh
kegiatan atau program yang dicanangkan dalam Proyeksi Rancangan APBD TA.2021,

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, harus mendorong peningkatan Efisiensi, Efektivitas dan Profesionalisme dalam mengelola sumber pendapatan asli daerah (PAD).”tandasnya.

Semua yang telah tersampaikan di atas merupakan satu kesatuan tak terpisahkan dengan hasil pembahasan di tingkat Komisi dan/atau Badan Anggaran. Segala bentuk respon Fraksi Gabungan NASDEM-HANURA-PERINDO, baik berupa pertanyaan, pendapat, maupun saran yang telah
disampaikan dalam Pendapat ini, serta rapat-rapat sebelumnya, merupakan upaya untuk menambah kesempurnaan KUA–PPAS APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021.

“Maka Fraksi Gabungan NASDEM-HANURA-PERINDO menerima dan menyepakati Konsep Kesepakatan Bersama KUA-PPAS APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021 untuk dilanjutkan pada tahap pembahasan selanjutnya.”pungkas Jasroni saat bacakan pendapat akhir Fraksi gabunganya. (Sg)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi