Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (30 menit yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (11 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (14 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (20 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (21 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (22 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (1 hari yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (1 hari yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu)
INFODESA 11 Juni 2021, 21:28 WIB 811 PDF

Tim Banggar DPRD Lamsel Soroti Carut-Marutnya Tata Kelola Aset Daerah

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tim Banggar DPRD Lamsel Soroti Carut-Marutnya Tata Kelola Aset Daerah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS —
Pengelolaan barang dan aset milik negara atau daerah masih menjadi permasalahan klasik di berbagai SKPD.

Setelah melakukan pembahasan di Banggar masih menemukan permasalahan dalam pengelolaan barang milik negara atau daerah.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung Selatan, Andi Apriyanto mengatakan, carut marutnya tata kelola aset di daerah biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya ketidakjelasan status hukum atau bersengketa, pemanfaatan aset oleh pihak lain yang tidak sesuai dengan prosedur, tukar-menukar aset negara serta sumber daya manusia yang tidak memahami administrasi pengelolaan asset negara.

“Padahal aset daerah yang dikelola dengan baik akan mempunyai peran strategis dalam menopang pendapatan anggaran daerah,” kata dia saat rapat Pembahasan Ranperda tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Lampung Selatan, Ta-2020. yang dipusatkan di Aula rumah dinas ketua DPRD setempat. Jum,at (10/6/2021)

Maka saya berharap adanya suatu terobosan atau inovasi dalam pengelolaan BMD (Barang Milik Daerah) melalui program pengelolaan aset yang dikelola dengan sistematis sehingga bisa selalu terpantau.Tadi sudah saya sampaikan agar semua dapat melaporkan aset-aset daerah yang kita miliki.

“Misalnya ada koreksi dan susunan aset tetap, koreksi terhadap penyusutan aset laporan seperti Itukan bisa disampaikan ke kita sehingga kita tau aset kita bisa turun. Nah itu, Jawaban itu seharusnya meraka sampaikan.”terang Andi.

Dengan begitu kita tau. Apa yang terjadi pada Dinas Perhubungan. Sehingga pendapatan turun, apakah karena ada aset kita yang lepas, seperti bangunan yang di Polres, termasuk tadi yang di DLHD juga begitu. Apa ada misalnya aset kita yang dilepas atau ada koreksi terhadap penyusutan, itu Jawaban itu yang kita harapkan,

“Karna ini kan pembahasan LKPJ, bukan pembahasan yang dikosulidasi Pemerintah daerah.”tegas Andi.

Sementara itu pimpinan Banggar DPRD Lampung Selatan, Hendriy Rosyadi, meminta kepada semua satker dan pengelola aset dan milik daerah untuk benar-benar mengelola.

“Ini menjadi perhatian. Ini menjadi perhatian ya. Apa yang disampaikan tadi. Kalau memang ada penyusutan terhadap aset, koreksi pada aset itu juga harus disampaikan ya. Bisa jadi di dua satker ini memang kelihatan ada penurunan, mungkin penyusutan, bisa juga merupakan aset, mungkin juga barang-barang itu harus disampaikan dalam laporan ya, Jadi tidak hanya laporan tertulis saja tapi juga penjelasn laporan yang sesuai dalam buku laporan.”tegas ketua DPRD Lampung Selatan dua periode itu.

Dikatakan pembahasan ini Juga kita, mengacu juga dari arahan dari rekan-rekan BPK juga tentang hal-hal yang harus dilakukan, dari arahan BPK salah satunya adalah tentang pendapat dan belanja daerah, supaya semua berimbang dan tidak ada lagi permasalahan yang besar

“Kemudian juga tentang aset yang menjadi bahan pembahasan, ini terus ini, kita juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten sudah beberapa tahun ini sudah selalu mencoba untuk mensertifikasi aset-aset yang memang belum ada suratnya itu di bikin surat sertifikasi, baik dari kesehatan, pendidikan kemudian pasar dan aset-aset lain yang ada yang memang milik kita termasuk pariwisata. Semua ini kita harapkan.

“Ini semua kita tekankan kepada tim aset dan pengelola keuangan aset agar bekerja lebih optimal lagi untuk mengejar kejelasan tentang aset-aset daerah Lampung Selatan.”kata Hendriy pada infodesanews.com. (Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi