Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 menit yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (20 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (23 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 03 Februari 2018, 07:34 WIB 1,878 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Tidak Terpuji, Pengawal Calon Gubernur Arogan Terhadap Wartawan

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tidak Terpuji, Pengawal Calon Gubernur Arogan Terhadap Wartawan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Garut, Infodesanews.com – Suasana meriah di Kecamatan Kersamanah kabupaten Garut tak terelakan, masyarakat di hibur dengan adanya pagelaran seni budaya yang bertema “Ngamulyaken Rahayat Jabar” bersama calon Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi yang didampingi Iman Alirahman (calon wakil bupati Garut) dan tim dari partai Golkar.

Sebelum acara, para awak media hendak melakukan wawancara di rumah ketua RW (Jajang), namun perlakuan yang ditunjukan dari tim Dedy Mulyadi menghadang beberapa wartawan dari berbagai media di Garut. (2/1)

“Sudah-sudah, jangan, awas bapak mau lewat.” Ucap salah satu yang mirip asisten/pengawal Dedy Mulyadi yang berpakaian jaket militer.

Hal tersebut disayangkan oleh Asep dari media kapernews.com, tidak eloknya seorang calon pimpinan dengan ajudan atau pengawal sampai tidak menghargai provesi kuli tinta.

“Sayang, mestinya Dedy Mulyadi bisa lebih menghargai para awak media, jangan sampai membeda-bedakan. Belum pun jadi Gubernur, wartawan daerah sudah diperlakukan begini, saya khawatir nanti kalau beliau terpilih, apa jadinya,” jelas Assp

Selain Asep, dari wartawan poros Garut pun menyayangkan atas tindakan dari orang yang menghadang awak media untuk melakukan wawancara.

“Ya, kami menyayangkan atas insiden ini, seharusnya Dedy Mulyadi bisa menjaga marwah dan membawa pengawal atau ajudan yang bersinergi dengan media, baik media cetak, online dan elektronik,” kata Roni.

Riyadi pun mengatakan hal senada, ajudan Dedy Mulyadi kok tidak menghargai provesi wartawan, apalagi saya sampai kartu pers jatuh karena dihadang.

“Kami sesalkan tindakan dari ajudan atau pengawal Dedy, wartawan mau wawancara saja dihadang sampai kartu pers saya jatuh dan hilang,” sesal Riyadi (Asp/Aras).

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi