Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (8 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (14 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 29 Desember 2022, 10:37 WIB 397 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ternyata “SEGO LIWET” Dulunya Dibuat Oleh “MBAH LIWET” Asal Desa Ngipik

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ternyata “SEGO LIWET” Dulunya Dibuat Oleh “MBAH LIWET” Asal Desa Ngipik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS | Buat anda yang menyukai kuliner legendaris tentunya sudah tak asing lagi dengan ‘Sego Liwet atau Nasi Liwet’. Nasi Liwet merupakan makanan khas Solo, terbuat dari nasi yang dimasak dengan santan dan kaldu ayam yang gurih, serta ditambahkan dengan rempah-rempah yang khas. Biasanya disajikan dengan lauk pauk seperti ayam goreng, telur, dan sambal goreng jepan.

Nasi Liwet Solo terkenal karena rasanya yang lezat dan gurih, serta kelezatannya yang terasa pada setiap gigitan. Makanan ini juga sering disajikan dalam acara-acara keluarga atau perayaan-perayaan lain di Solo.

Nasi Liwet Solo juga sering disajikan dalam bentuk paket, yang biasanya terdiri dari nasi liwet, lauk pauk, dan sayuran. Makanan ini dapat ditemukan di berbagai warung dan restoran di Solo, serta di pasar-pasar tradisional dan acara-acara lain.

Menurut sebuah cerita, Nasi Liwet pertama kali dibuat oleh seorang pria bernama Mbah Liwet, yang tinggal di desa Ngipik, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Mbah Liwet merupakan seorang tukang dapur yang bekerja di salah satu kantor Belanda di Solo.

Mbah Liwet terkenal karena kemampuannya memasak masakan Jawa dengan rasa yang lezat dan gurih. Dia juga sering memasak makanan khas Solo untuk para pejabat Belanda yang tinggal di kantor tersebut.

Salah satu makanan yang paling terkenal dari Mbah Liwet adalah Nasi Liwet. Dia membuat Nasi Liwet dengan cara menggoreng nasi dengan minyak, lalu menambahkan santan dan kaldu ayam yang gurih, serta rempah-rempah yang khas. Nasi Liwet ini kemudian menjadi sangat populer di kalangan para pejabat Belanda, dan akhirnya menyebar ke seluruh Solo.

Dalam keterangan lain, di buku “Kuliner Surakarta: Mencipta Rasa Penuh Nuansa” karya Murdijati Gardjito, Shinta Teviningrum, dan Swastika Dewi terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, disebutkan bahwa nasi liwet sebetulnya tidaklah berasal dari kaum bangsawan atau keraton. Melainkan dibuat oleh masyarakat biasa yang tinggal di Desa Menuran, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Sekitar tahun 1934, masyarakat Menuran mulai mencoba menjual nasi liwet ke sekitar wilayah Solo atau Surakarta. Dari sinilah, nasi liwet mulai dikenal dan dikonsumsi oleh keluarga bangsawan dan Kasunanan.

Sejarah lain juga menyebutkan bahwa nasi liwet merupakan salah satu menu yang sering kita temukan ketika Maulid Nabi. Awal mula terciptanya nasi liwet yaitu dikarenakan masyarakat setempat terinspirasi dengan nasi samin yang digadang-gadang merupakan salah satu menu favorite nabi.

Namun, dikarenakan pada saat itu masyarakat tidak dapat menemukan minyak samin makan sebagai penggantinya tercetuslah nasi liwet yang terbuat dari air kelapa.

Bahkan, nasi liwet telah dikukuhkan menjadi ikon kuliner Kota Solo. Agenda ini berlangsung hari Minggu (19/6/2022), yang bertempat di Halaman Balaikota Surakarta. Banyaknya penjual nasi liwet di kota ini, membuat nasi liwet dinobatkan menjadi salah satu ikon kuliner Kota Solo. (*/H/Red Solo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi