Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (14 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (17 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (21 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (21 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (21 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (22 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 05 Januari 2020, 22:15 WIB 2,659 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pembangun DD 2019 Senilai Rp.633 Juta Mangkrak

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pembangun DD 2019 Senilai  Rp.633 Juta Mangkrak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LUTRA(SULSEL), INFODESANEWS – Kinerja Kepala Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur Kabupaten Luwu, kini menjadi bahan pembicaraan hangat di tengah masyarakatnya.

Pasalnya, mantan Kepala Desa Kendekan periode 2014-2019, Abd Latif Tallamma hingga tutup tahun 2019 baru kurang lebih 100 meter dikerja, padahal sangat jelas terpampang dipapan anggaran Volume 1650 meter dengan anggaran Rp. 633.574.600 yakni pembuatan proteksi jalan(talud) yang sisanya tidak terealisasi, di Dusun Pollo Padang, Tunas Baru dan Dusun Kendekan.

Mantan Kades di duga juga belum dapat menuntaskan sejumlah pelaksanaan kegiatan yang dibiayai Dana Desa(APBN), seperti pembangunan talud dan pembangunan lainnya yang dibiayai dari Dana Desa 2019.

Menurut keterangan masyarakat yang tak mau di tulis namanya berinisial Laso’, pembangunan proteksi jalan(talud) ini baru satu persoalan yang akurat untuk selewengkan Dana Desa, tidak hanya itu, hal ini bukan pertamakalinya selama menjabat Kepala Desa dari tahun 2014-2019. Sayangnya, kata warga inisial Laso’ pembangunan talud tersebut sampai sekarang belum rampung,” tuturnya pada media ini, Minggu(5/1/2019).

Selain pengerjaan pembangunan talud sejauh 1650 meter, masih ada bdberapa titik pekerjaan yang juga belum selesai dikerjakan,”ungkapnya lagi.

Baca juga —>https://blora.bromohosting.com/pentingnya-perlindungan-wartawan-serta-adanya-kemerdekaan-pers/

Dia menambahkan, jika mantan Kepala Desa tidak ada maksud baik dan terbuka terkait pengelolaan anggaran Dana Desa yang lalu, maka warga akan mendatangi Kantor Desa dan akan mempertanyakannya pada Tim Pengelola Kegiatan(TPK) dan aparat desa di Kantor Desa,” tegas masyarakat yang berinisial Laso’.

“Kalau mau diuraikan sangatlah banyak penyelewengan Dana Desa di Desa kami ini, tapi cukup inilah salah satu bukti akurat dari kami, jadi kami hanya minta Inspektorat Kabupaten Luwu untuk memeriksa dugaan penyelewengan Dana Desa(DD).

Sekadar di ketahui baru’baru pemilihan Desa Kendekan yang naik seorang perempuan bernama Sriwati tapi belum dilantik. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi