Kamis, 24 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (3 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (10 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (18 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (19 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (20 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (20 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (20 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 24 September 2019, 00:33 WIB 1,313 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Temu Ageng – “Pertemuan Anak cucu Dan Penganut Ajaran Sikep di bumi kelahiran Samin Surosentiko

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Temu Ageng – “Pertemuan Anak cucu Dan Penganut Ajaran Sikep di bumi kelahiran Samin Surosentiko
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Kampung samin dukuh Blimbing Sambong berdatangan para pengikut sikep. Mereka akan menghadiri temu ageng sedulur sikep yang diadakan dalam rangka acara indonesiana festival cerita dari Blora. Pertemuan ini adalah pertama kalinya setelah 100 tahun Samin Surosentiko menyebarkan ajarannya. Temu ageng ini diharidi oleh para sedulur sikep dari Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Kudus, kabupaten Pati dan Blora sebagai tempat pertemuan., Minggu 23/9/2019

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Sri Hartini yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Temu Ageng ini menjadi tonggak sejarah. Selama 100 tahun lebih belum ada pertemuan seperti ini.

“Kalaupun ada pertemuan, itupun hanya diikuti kelompok-kelompok kecil Sedulur Sikep Samin,’’ ujar Sesditjen Kebudayaan Kemendikbud Sri Hartini saat menyampaikan sambutan Temu Ageng Sedulur Sikep.

100 tahun lebih tersebut dihitung setelah Samin Surosentiko ditangkap Belanda 18 Desember 1907 kemudian diasingkan dan di Sumatera Barat dan meninggal pada tahun 1914.
Menurutnya Temu Ageng di Blora digelar dalam rangka mempererat silaturahmi, mencocokan kembali ajaran Samin dalam laku kehidupan bagi keturunan dan pengikut ajaran yang disebarkan Samin Surosentiko yang tersebar di berbagai kabupaten. Sebab, selama 100 tahun lebih tidak pernah digelar pertemuan, bahkan faktanya tidak saling kenal sesama sedulur. Event yang kali pertama dihelat itu merupakan rangkaian Platform Indonesiana Cerita dari Blora 2019.

“Nilai-nilai ajaran Samin turun temurun dari generasi ke generasi dan masih tetap dipegang teguh hingga kini. Dalam ajaran Samin, apa yang diucapkan dengan yang dilakukan adalah sama. Kami ingin ini menjadi contoh warga lainnya,’’ tutur Sri Hartini menandaskan

Sejumlah tokoh Sedulur Sikep Samin yang mengikuti Temu Ageng di antaranya tuan rumah Pramugi, Lasio dan Poso (Klopoduwur-Blora), Gunretno (Pati), Gunarti (Pati), Budi Santoso (Kudus), Bambang Sutrisno (Bojonegoro).
Ratusan warga Sedulur Sikep dari empat kabupaten hadir pula dalam pertemuan tersebut. Tak hanya orang tua, pemuda, remaja dan anak-anak putra dan putri juga mengikuti pertemuan dengan mengenakan pakaian hitam.

Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman dalam sambutannya menyampaikan “semuanya hadir ngraketke seduluran (semua yang datang untuk mempererat persaudaraan-red) dalam acara Temu Ageng Sedulur Sikep yang dipimpin sesepuh Kampung Samin Blimbing, Mbah Pramugi, ada Mbah Lasiyo, Mas Gunretno dari Pati, rombongan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan masih banyak lainnya.

” Ada seratusan orang yang datang dalam acara Temu Ageng Sedulur Sikep ” ungkapnya.

Di kesempatan itu pula, Wabup menyerahkan sertifikat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI yang menetapkan Sedulur Sikep Samin Blora sebagai warisan budaya tak benda Indonesia. Sertifikat diserahkan kepada Pramugi.

Para tokoh dan warga Sedulur Sikep Samin menyampaikan pemikiran dan pendapatnya masing-masing di sesi yang telah disediakan. Pemikiran dan pendapat tentang berbagai hal tentang Samin itu kemudian direkam.

‘’Nantinya akan ada output dari Temu Ageng ini. Entah itu berupa video, buku ataupun lainnya dari pemikiran dan pendapat yang disampaikan itu. Sehingga generasi penerus dan masyarakat lainnya tahu hal-hal yang terkait Sedulur Sikep Samin dari orang-orang Samin sendiri. Output dibuat Sedulur Sikep Samin,’’ pungkas Amrih Widodo dari Australia National University.***Tim/Red

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi