Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (4 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (4 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (6 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (6 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (7 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (14 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (14 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (14 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (22 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 08 Agustus 2023, 21:20 WIB 1,658 PDF

Tekan Penyebaran DBD PRI Candipuro Lakukan Fogging Fokus

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tekan Penyebaran DBD PRI Candipuro Lakukan Fogging Fokus
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESNEWS –Puskesmas Rawat inap candipuro menekan kasus DBD semakin meluas, Puskesmas Candipuro terus menggencarkan upaya menekan kasus, salah satunya dengan melakukan Fogging Focus. Seperti yang dilakukan di Desa Sidoasri di Dusun 007 di lingkungan rumah warga,Selasa (8/8/2023 )

Hal ini dilakukan karena ada salah satu anak mahasiswa terjangkit Demam Berdarah (DBD).

Plt Uptd Puskesmas Rawat inap candipuro mengatakan, Ns.Yenni Marina.S.Kep, pelaksanaan fogging fokus untuk menekan penularan DBD. Karena pihaknya mendapat laporan Dari aparatur Desa Sidoasri, bahwa ada anak maha siswa KKN UIN, positif DBD minggu yang lalu dan satu teman mahasiswa KKN UIN ,mengalami demam.

“Untuk menekan kasus maka dilaksanakan fogging fokus ini,” ungkap Plt Uptd Puskesmas Rawat inap Candipuro melalui seluler nya.

Sesuai dengan syarat pihaknya juga melakukan fogging di radius 100 meter persegi dari rumah korban.

Dalam menekan kasus pihaknya  secara intensif juga melakukan upaya dalam hal pencegahan merebaknya DBD ini.  Yakni secara intensif terus melaksanakan PSN dan memberikan edukasi serta arahan ke warga terkait dengan gerakan 3M plus.Seperti menguras Bak mandi, dan menutup rapat tempat penampungan air, juga mendaur ulang barang bekas penampungan air

Tidak hanya itu peran serta masyarakat, menurutnya sangat diperlukan dalam upaya pencegahan penyebaran kasus DBD ini.

Karena dalam langkah pemutusan siklus hidup nyamuk, semua kalangan masyarakat dapat berperan aktif.

“Kami tidak bosan untuk terus menghimbau pada warga, agar dapat berperan aktif dan bersama sama dalam upaya menekan penyebaran kasus DBD ini,” tegasnya.

Menurutnya adanya peningkatan kasus ini disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu kadang hujan dan kadang panas.Hal ini menyebabkan banyak air tergenang di tempat penampungan dan menjadi habitat perkembangbiakan nyamuk. Bahkan penularannya sangat cepat, misal ada kasus dan darah penderita dihisap nyamuk penyebab DBD maka akan cepat menular.

Terkait langkah antisipasi penyebaran DBD ini diperlukan peran serta masyarakat. Hal tersebut karena pencegahan DBD tak akan bisa dilakukan apabila hanya dengan mengandalkan fogging.

“Langkah yang bisa dilakukan sangat simpel, cukup gerakan 3M atau Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) itu paling efektif efisien,” jelasnya.

Salah satu anak mahasiswa KKN UIN Mauli mengatakan pada media Infodesanews com, Setelah teman saya positif kena DBD Seminggu yang lalu selang kurang lebih Lima hari saya lansung merasakan badan kurang sehat, saat di temui di balai Desa Sidoasri sebenernya sakit biasa terus karna kecapean juga jadi sempet panas,serta pusing Dan deare, Dan saya di cek di klinik hasil nya tidak positif, Alhamdulillah sekarang sudah sembuh sudah tidak merasakan panas dan pusing” ucapnya Mauli pada media Infodesanews com.( Bambang )

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi