Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (9 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (11 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (16 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (18 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (19 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (20 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (22 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 25 Februari 2022, 17:20 WIB 2,196 PDF

Tebang Pilih Pembangunan, Warga Kecewa Berat

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tebang Pilih Pembangunan, Warga Kecewa Berat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,INFODESANEWS.COM  – Ada salah satu Desa wilayah jaken kita tanyakan terkait Dana Desa.” Disinilah, Sumindar berkata ya memang Dana Desa diperuntukan dari 40 % untuk BLT dan 60 % Pembangunan Desa sesuai hasil musyawarah Desa.

Dari Perkataan tersebut, Desa Sidoluhur Kecamatan jaken Kabupaten Pati mengklaim bahwa sudah menjalankan peraturan dari pemerintah, Jumat (25/2/22).

Selain itu,Kepala Seksi Administrasi Desa dan merangkap jabatan PJ Sekdes Sidoluhur bernama Sumindar menjelaskan dari 40 persen sudah digunakan untuk BLT, sedangkan 60 persen digunakan untuk pembangunan insfrastruktur.

Maka untuk Desa Sidoluhur sendiri memang dapat Dana Desa sekitar 1,1 M dan selama 2021 terkait pembangunan infrastruktur sudah dilaksanakan adalah pembangunan jalan rabat beton.

Lebih lanjut, Sumindar menambahkan ada 5 titik seperti pembangunan jalan rabat beton.” 2 titik di Dukuh Guyangan dan 3 titik di Dukuh Barisan dan semua itu menghabiskan 350 juta.

Jika dianalisis secara seksama, anggaran untuk pembangunan infrastruktur 60 persen dari 1,1 Milyar adalah 660 juta.”Sedangkan pembangunan jalan rabat beton menghabiskan 350 juta. Lalu dimana 310 juta yang tersisa?.

“Selebihnya anggaran tersebut memang digunakan untuk membeli masker dan snack-snack atau jamuan saat pelaksanaan vaksinasi itu, habisnya sampai 600 ribu sekali vaksin”.ucap Sumindar selaku Kepala Seksi Administrasi Desa saat diwawancarai awak media dibalai Desa.

Dari keterangan warga sekitar yang berinisial X saat ditemui Awak Media menjelaskan terkait pembangunan infrastruktur ini terkesan pilih kasih, karena Dukuh Barisan mendapatkan 3 titik pembangunan jalan rabat beton dan 2 titik pembangunan jalan rabat beton untuk Dukuh Guyangan.

Selain itu, inisial X juga curiga karena yang mendapatkan pembangunan jalan rabat beton adalah pemilih kepala Desa di era tahun 2019.

Anehnya, ada dua titik yang dibangun di wilayah jalan sekitar wilayah kepala desa saat coblosan 2019 kemarin.”Sedangkan jalan utama  tidak dibangun”.cetus X.(Rijal)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi