Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (6 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (13 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (21 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (23 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (23 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (23 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 15 Mei 2020, 23:26 WIB 2,183 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

 Tamu Luar Kota Menambah Daftar Rapid-Test Reaktif

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

 Tamu Luar Kota Menambah Daftar Rapid-Test Reaktif
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Plt. Kepala dinas kesehatan kabupaten Blora, Lilik Hernanto, Skm, M.Kes menyampaikan bahwa ada tambahan empat menjadi 58. Setelah ditracking ternyata 3 dari 4 reaktif rapid-test baru ini baru saja menerima tamu dari luar kota

“setelah ditracking ternyata 3 dari 4 reaktif rapid-test baru ini baru saja menerima tamu dari luar kota, padahal mereka tidak pergi keluar kota.,” ucap lilik hernanto, skm, m.kes.

Dengan adanya ini,  Lilik Hernanto, Skm, M.Kes.berharap masyarakat hati-hati ketika menerima tamu. Harus melakukan protokol kesehatan

“ waspa, harus melakukan protokol kesehatan,” ucap lilik hernanto, skm, m.kes.

Kemudian terkait pelaksanaan pemeriksaan swab lab pcr yang prosesnya lama, menurutnya pemerintah pusat sedang melakukan inovasi. Yakni kemungkinan pemeriksaan tidak lagi di lab pcr namun lab tcm (test cepat molekuler) yang hasilnya hampir sama dengan hasil lab pcr.

“kebetulan di rumah sakit kita, baik rsud blora maupun rsud cepu sudah memiliki alat ini. Kita tunggu penggantian perangkatnya dan pelatihan sdm nya, sehingga nanti ketika sudah bisa dan siap, maka pemeriksaan swab test tidak perlu lagi dikirim ke lab pcr solo, namun cukup diperiksa di lab tcm. Karena kendala selama ini adalah proses lab pcr yang lama,” jelas lilik hernanto.

Pihaknya terus mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan patuh pada himbauan pemerintah, semuanya harus kompak agar persebaran virus ini bisa benar-benar ditekan. (tim liputan prokompim blora)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi