Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 08 Maret 2022, 12:13 WIB 445 PDF

Sunatan Massal Gratis, Inilah Kata Bupati

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sunatan Massal Gratis, Inilah Kata Bupati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA,INFODESANEWS.COM – Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin turut hadir dan menyaksikan prosesi sunatan massal gratis yang digelar oleh Yayasan Subur Makmur Sejahtera bersama Griya Sehat Al-Fatih, bertajuk “Khitan Ceria VVIP”, Minggu (6/3/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan di Adipati Ballroom The Safin Hotel Pati yang diikuti 80 anak yatim, piatu, dhuafa, dan penghafal Al-Qur’an. Kepala Kesbangpol bersama Forkompimcam Pati, turut hadir pada khitanan massal ini.

Bupati Pati Haryanto mengapresiasi penyelenggara kegiatan khitanan massal,”Hal ini perbuatan baik dan sangat membantu bagi anak-anak kita yang yatim piatu dan kurang mampu untuk memenuhi kewajibannya sebagai laki-laki muslim,” jelas Haryanto.

Haryanto berharap itikad baik dari Yayasan Subur Makmur Sejahtera dan Griya Sehat Al-fatih ini diganjar dengan limpahan pahala dari Allah.”Dilanjut, Bupati juga sempat menyinggung metode khitan modern yang digunakan dalam acara khitan masal kali ini.

“Berbeda dengan zaman saya kecil, dulu metode khitan masih pakai pisau. Pemulihan bisa sampai 30-40 hari, tapi dengan teknologi canggih, metode sunat modern ini cepat pemulihannya,” ujar Haryanto.

Bupati Pati berpesan pada anak-anak peserta khitan bahwa sunat selain merupakan kewajiban sebagai muslim, juga merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebersihan.

Sementara itu, Ia juga berikan memotivasi anak-anak agar tetap tekun belajar dan berupaya meraih cita-cita.”Tetap belajar, masa depan masih jauh untuk meraih cita-cita. Kami mendoakan,”ucap Bupati Pati.

Masih Lanjut, Ketua Yayasan Subur Makmur Sejahtera, Subur Wahyudi, mengatakan bahwa kegiatan ini diberi label VVIP karena pihaknya bersama sejumlah sponsor memberikan fasilitas terbaik untuk peserta sunat massal.

“Kami adakan di hotel berbintang, The Safin Hotel yang merupakan hotel bintang tiga. Sebab kami ingin adik-adik yatim piatu dan dhuafa merasakan kenyamanan.

Selain itu, para peserta khitan juga mendapatkan bingkisan dari panitia.”Kemudian, ada pula biro perjalanan wisata yang memberikan piknik gratis untuk peserta khitan.”Setelah sembuh nanti kami atur waktunya untuk piknik bersama,” kata Subur Wahyudi.

Ia menambahkan, keistimewaan lainnya ialah proses sunat menggunakan metode modern, yakni super ring. Di mana metode ini tidak menggunakan jarum suntik, tanpa perban, dan tanpa dijahit.

“Setelah khitan anak-anak bisa langsung beraktivitas tanpa merasa sakit dan Bersama Griya Sehat Al-Fatih, lanjut Subur, yayasan yang ia pimpin sudah empat kali menggelar khitanan massal gratis. Termasuk di Rembang dan Kudus.

Dengan Demikian, Miyarso dari Tim Sunat Tanpa Jarum Suntik Karesidenan Pati mengatakan, metode khitan yang dipraktikkan dalam kegiatan ini memang membuat anak nyaman dan tidak merasakan sakit.

“Dengan metode super ring ini, proses sunat hanya butuh waktu dua sampai tiga menit. Pemulihan rata-rata enam hari. Tapi habis sunat bisa langsung mandi dan beraktivitas. Jadi tidak perlu tunggu liburan sekolah, begitu ingin khitan langsung saja,” cetus Miyarso.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi