Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (5 menit yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (24 menit yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (33 menit yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (2 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (7 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (16 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (16 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (22 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu)
INFODESA 29 September 2019, 14:19 WIB 2,304 PDF

Sukardi Sebut Pembangunan Ruas Jalan Jati Indah-Simpang Purwadadi Tanjung Bintang Tidak Maksimal

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sukardi Sebut Pembangunan Ruas Jalan Jati Indah-Simpang Purwadadi Tanjung Bintang Tidak Maksimal
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS  — Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Sukardi, ST sebut pelaksanaan overlay ruas jalan Jati Indah – Simpang Purwodadi, Kecamatan Tanjung Bintang, yang mengunakan Dana Anggaran Khusus (DAK) tahun 2019 belum maksimal.

Pernyataan yang dilontarkan oleh salah satu politisi dari Partai Amanat Nasional itu disampaikan langsung kepada infodesanews.com usai melakukan monev, Minggu (29/09/2019). Melalui pesan singkat Whatsapp.

Menurut Sukardi, Kepadatan dari proses pengerjaannya belum maksimal, sehingga masih banyak pori-pori yang terbuka.

“Proses pemadatan yang dilakukan menggunakan pneumatic tired roller (PTR) masih belum maksimal, harusnya paling tidak dilakukan enam lintasan ditambah empat lintasan air,” terangnya.

“Saya yakin, kondisi hasil pengerjaan jalan ruas jati indah – simpang purwodadi itu akan berdampak saat musim hujan tiba nanti, apa lagi dirus jalan tersebut sinar matahari tidak maksimal karena rindangnya batang karet disepanjang jalan,” imbuhnya.

Sementara itu secara teknis, Ia juga menyebutkan bahwa, apabila kepadatan lintasan tidak maksimal, saat memasuki musim penghujan, air yang masuk kedalam aspal akan dapat merusak kestabilan kontruksi nya.

“Pori-pori masih banyak yang terbuka, saya khawatir nanti air hujan akan meresap kedalam aspal sehingga dapat mengganggu fungsi prime coat (Lapis resap pengikat) atau take coat (lapis pengikat), dimana nantinya membuat kontruksi tidak stabil,” jelasnya.

“Untuk itu, saya harap ini menjadi perhatian dari petugas pengawas konsultan dan instansi terkait lebih ketat lagi dalam melaksanakan pengawasannya,” tutupnya. (SG).

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi