Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (27 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu)
INFODESA 07 Oktober 2017, 05:59 WIB 838 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sopir Truk Dianiaya dan Dirampas Uangnya di Kawasan SPBU Wedarijaksa Pati

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sopir Truk Dianiaya dan Dirampas Uangnya di Kawasan SPBU Wedarijaksa Pati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

PATI, INFODESANEWS – Warga Desa Pongpongan, Kecamatan Merak Urak, Tuban, Saiful Mi’an (21) dianiaya oleh seseorang di kawasan SPBU Panggungroyom, Wedarijaksa, Pati, Kamis (05/10/2017) dini hari.

Tak hanya itu, uang Rp 800 ribu milik korban juga dirampas pelaku. Korban sempat diancam akan dibunuh bila tidak menyerahkan uang tersebut.

Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Rochana Sulistyaningrum menjelaskan, korban bersama dua orang temannya akan mengirim pesanan batu bata putih. Sampai di kawasan SPBU Panggungroyom, kaca mobil sebelah kanan dibacok pelaku menggunakan celurit.

“Setelah itu, pelaku masuk lewat pintu sebelah kiri dan memukul korban. Korban sempat melompat lewat pintu kaca mobil sebelah kanan yang pecah, tapi pelaku mengejar korban dan menghajarnya,” kata AKP Sulis, Jumat (06/10/2017).

Dari hasil penyidikan, pelaku sempat memukul dan menendang korban hingga uang korban dalam dompet sebanyak Rp 800 ribu tercecer di tanah. Uang itu diambil pelaku dan mengancam korban akan dibunuh bila uang itu tidak diberikan.

 Lanjutnya, adapun total kerugian korban akibat tragedi tersebut mencapai Rp 2,4 juta. Saat ini, identitas pelaku tindak penganiayaan, perampasan disertai pengrusakan itu telah dikantongi pihak kepolisian.

“Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait dengan motif pelaku. Atas perbuatannya, pelaku disangka melakukan penganiayaan, perampasan dan perusakan barang”. Pungkas AKP Sulis**(humas)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi