Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (7 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL 28 Oktober 2025, 10:33 WIB 946 PDF

SMPN 1 Blora Gelar Pemilihan OSIS dengan Metode Simulasi Pemilu

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

SMPN 1 Blora Gelar Pemilihan OSIS dengan Metode Simulasi Pemilu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Blora kembali menyelenggarakan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Intra Sekolah (OSIS) untuk periode 2025-2026. Kegiatan yang dirancang menyerupai proses pemilihan umum nasional ini merupakan implementasi dari program go-curricular, yang bertujuan memperkuat pemahaman akademik sekaligus menanamkan nilai-nilai demokrasi dan kepemimpinan kepada siswa.

Kepala SMPN 1 Blora, Ainur Rofiq, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak berdiri sendiri, melainkan hasil integrasi beberapa mata pelajaran, seperti Tata Kelola Negara, IPS, Bahasa Indonesia, TIK, Matematika, dan Seni Budaya.

“Ini adalah contoh nyata bagaimana go-curricular bekerja. Beberapa mata pelajaran bersinergi dalam satu kegiatan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih komprehensif,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).

Lebih lanjut, Rofiq menyampaikan bahwa melalui simulasi pemilu ini, sekolah menargetkan pencapaian tiga dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila: Bernalar Kritis, Kreatif, dan Berkebinekaan Global. Dimensi kewarganegaraan tercermin dari pemahaman proses demokrasi, sementara bernalar kritis dan kreatif diasah melalui debat, penyusunan materi kampanye, dan desain poster.

Proses penilaian dilakukan secara terintegrasi oleh guru-guru dari mata pelajaran terkait. Aspek yang dinilai mencakup public speaking, kedalaman materi, kemampuan berdebat, dan kreativitas dalam desain kampanye.

Manfaat utama kegiatan ini adalah sebagai pendidikan demokrasi yang aplikatif. Siswa mengalami langsung tahapan pemilu, mulai dari pendaftaran calon, survei elektabilitas, debat terbuka, kampanye, hingga pemungutan suara.

“Dengan model ini, diharapkan terpilih kandidat yang benar-benar memiliki kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi kepemimpinan yang mumpuni,” terang Rofiq.

Ia menambahkan, panitia pemilihan, termasuk KPPS dan Panwaslu, sepenuhnya dikelola oleh siswa. Kegiatan ini juga mendapat dukungan antusias dari orang tua, yang turut menguatkan semangat kampanye dan mendukung inisiatif kreatif anak-anak mereka.

Pasangan calon (paslon) telah siap memperkenalkan program dan visi-misi mereka. Salah satunya adalah Paslon nomor urut 03, Aynatul Mukhayyaroh (Kelas 8D) dan Azka Risky Pratama (Kelas 7F). Visi mereka adalah mewujudkan OSIS sebagai ruang kolaborasi yang mampu menampung seluruh aspirasi. Misi mereka antara lain menjadi wadah aspirasi yang demokratis, meningkatkan komunikasi efektif, serta menciptakan lingkungan sekolah yang penuh kerjasama.

Visi mereka adalah mewujudkan OSIS sebagai ruang kolaborasi siswa yang mampu menampung seluruh aspirasi. Untuk mewujudkannya, misi yang diusung antara lain:

1. Menjadi wadah aspirasi yang terbuka, demokratis, dan bertanggung jawab.
2. Meningkatkan komunikasi efektif antara OSIS, guru, dan seluruh warga sekolah.
3. Menjadikan lingkungan sekolah penuh kerjasama dan gotong royong.
4. Mendorong partisipasi aktif seluruh siswa dalam setiap kegiatan sekolah.

“Dalam strategi kampanye, mengandalkan pendekatan online melalui konten promosi dan offline secara langsung. Kami juga memanfaatkan jaringan pertemanan yang luas untuk menjangkau lebih banyak pemilih,” ujarnya.

Di sisi lain, Paslon nomor urut 02, Karolin Kris Dambil Kusuma (Kelas 7A) dan Raisya Oleh Aptantia (Kelas 8E), mengusung visi menjadikan OSIS sebagai organisasi yang aktif, kreatif, berprestasi, dan berintegritas. Misi mereka meliputi peningkatan karakter dan keimanan, penyediaan wadah untuk potensi siswa, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan peduli.

Pemilihan Calon Ketua OSIS ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang mampu mewadahi aspirasi dan memajukan kegiatan siswa di SMPN 1 Blora untuk tahun ajaran mendatang.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi