Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (8 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (13 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (15 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (15 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 08 Desember 2019, 06:11 WIB 1,220 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sigap! Babinsa Bantu Evakuasi Korban Tersambar Petir Di Desa Gampeng Kec. Ngluyu

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sigap! Babinsa Bantu Evakuasi Korban Tersambar Petir Di Desa Gampeng Kec. Ngluyu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

NGAJUK, INFODESANEWS –  Hujan lebat disertai petir yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk, memakan korban jiwa. Korbannya, Sarawi (63) petani warga RT 03/RW 02 Dusun Alas Tuwek Desa Gampeng.

Dia diduga tewas disambar petir saat menggarap ladang di petak 03 RPH Lengkong Lor BKPH Krondong Perhutani KPH Jombang, wilayah desa setempat, kemarin Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban kali pertama ditemukan Lujiono (60) tetangganya saat pulang setelah selesai menggarap tegal di petak 03 RPH, karena hujan lebat disertai petir. Saat melewati tegal milik korban, dia melihat korban sudah dalam posisi tertelungkup.

Kemudian Lujiono berteriak sambil mengejar Jasmi (53) istri korban yang sudah mendahului berjalan pulang, lalu memberitahu jika korban dalam posisi tertelungkup di tegalnya.

Selanjutnya keduanya kembali melihat ke ladang untuk melihat keadaan korban. Ternyata benar korban dalam posisi tertelungkup di tegal dengan kepala membujur ke timur.

Mengetahui hal itu, keduanya mendekat dan memanggil-manggil nama korban, namun korban tidak menjawab. Selanjutnya kejadian tersebut disampaikan ke perangkat desa setempat dan dilaporkan ke Koramil.

Mendapat laporan, petugas dari Babinsa Gampeng Sertu Kusminto bersama dengan tenaga medis dari Puskesmas Ngluyu datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian korban dievakuai warga untuk dibawa pulang ke rumahnya.

“Diduga korban meninggal dunia tersambar petir. Hasil visum luar pada tubuh korban terdapat luka gosong di leher sampai pinggang sepanjang kurang lebih 40 sentimeter dan kulit terkelupas seluas kurang lebih 1 sentimeter,” kata Kapten Arh Suryanto Danramil Ngluyu.(@dji)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi