Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (4 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (4 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (4 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (13 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (16 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (20 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (21 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (22 jam yang lalu)
INFODESA 13 Mei 2020, 13:32 WIB 362 PDF

Setelah Jalani Karantina, Hasil Swab Tenaga Medis RSUD Kayen Diumumkan Hari Ini

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Setelah Jalani Karantina, Hasil Swab Tenaga Medis RSUD Kayen Diumumkan Hari Ini
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,Infodesanews.com – Setelah menjalani karantina, hasil swab yang kedua dari para tenaga medis di RSUD Kayen, diumumkan hari ini.

“Dua kali swab 10 tenaga medis, semuanya menunjukkan hasil negatif. Sementara satu orang lagi masih menunggu hasil swabnya keluar”, terang Bupati Pati Haryanto, hari ini, di Pendopo Kabupaten Pati saat menghadiri penyerahan simbolis sembako yang akan dipergunakan untuk pasar murah di Kecamatan Winong.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa sebelumnya mereka telah menjalani karantina di berbagai tempat. “Ya karena statusnya Orang Tanpa Gejala (OTG), jadi sejak awal mereka sehat tapi wajib karantina. Maka kemudian ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah, ada pula yang dikarantina di Hotel Safin”, terang Haryanto.

Karantina tersebut diwajibkan setelah mereka mengikuti rapid test di RSUD Kayen dengan hasil rapid test positif.

“Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati memang telah menetapkan standar aturan yang mewajibkan para tenaga medis di berbagai rumah sakit di Pati untuk rutin mengikuti rapid test”, terang Haryanto.

Hal ini, lanjutnya, dalam rangka menjaga diri dan menjaga pasien dari penyebaran Covid-19.

Karena itu, Bupati, berharap keluarga, saudara maupun tetangga para tenaga medis ini untuk memahami prosedur itu sehingga terus memberikan dukungan kepada mereka.

“Jangan malah ditolak ketika mereka hendak melakukan isolasi mandiri di rumahnya sendiri”, tegas Bupati.

Menurut Haryanto, berhati-hati itu wajib di tengah pandemi namun jangan sampai berlebihan.

“Kita harus terus mengedukasi diri dengan meningkatkan literasi. Jangan sampai mudah terprovokasi. Galilah informasi sebanyak-banyaknya terkait cara penularan Corona. Jangan asal katanya atau ikut-ikutan tetangga”, pungkasnya.(@gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi