Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (11 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (15 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (16 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (16 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (16 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (23 jam yang lalu)
NASIONAL 14 Oktober 2020, 11:33 WIB 972 PDF

Serbuan Teritorial Korem 073/Makutarama : TNI dan Warga Syukuran ‘Munggah Molo’ Rumah Ibu Khoiriyah

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Serbuan Teritorial Korem 073/Makutarama : TNI dan Warga Syukuran ‘Munggah Molo’ Rumah Ibu Khoiriyah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

DEMAK, INFODESANEWS – ‘Munggah Molo’, merupakan tradisi syukuran orang jawa, dimana dilakukan ketika menaikkan kerangka atap rumah (Molo) untuk penyangga genteng rumah. Tradisi ini sebagai wujud syukur kepada Yang Maha Kuasa yang telah memberikan rejeki, sehingga dapat membangun rumah atau tempat tinggal.

Seperti yang dilakukan personel TNI Kodim 0716/Demak bersama warga masyarakat di Desa Sidogemah, Sayung, Demak, pada Selasa pagi (13/10/2020). Mereka akan menaikkan atap rumah Ibu Khoiriyah, salah satu warga yang mendapat bantuan rehab RTLH dalam progam Karya Bhakti Serbuan Teritorial Korem 073/Makutarama.

Kapten Arm Sukartiyo, selaku koordinator sasaran rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mengungkapkan, acara syukuran menaikkan atap (Munggah Molo) sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Jawa. Hal ini merupakan ungkapan rasa syukur dari pemilik rumah atas rejeki yang Allah sudah berikan.

“Tradisi ini sudah ada sejak leluhur kita dahulu. Dan ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan dari pemilik rumah. Makanan yang disajikan juga kita akan makan bersama-sama nantinya. Semoga ini menjadi khasanah budaya yang terus berkembang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan rehab RTLH progam Serbuan Teritorial di wilayah Kecamatan Sayung menyasar 30 rumah warga yang kurang mampu yang terbagi di beberapa desa, yakni Desa Sidogemah, Timbulsloko, Bedono, Gemulak dan Desa Tugu.

“Untuk di Desa Sidogemah sendiri ada 10 unit RTLH sekaligus jambanisasi. Sementara untuk yang progam jambanisasi saja, disini ada 5 lokasi. Semoga ini bermanfaat bagi warga masyarakat,” tandas Kapten Arm Sukartiyo yang juga merupakan Danramil 12/Mranggen.(Pendim 0716/Demak)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi