Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (2 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
NASIONAL 23 Januari 2024, 10:26 WIB 416 PDF

Seminggu tidak dapat berobat, Babinsa Sungai Dama Jemput dan Antar Warga kerumah Sakit

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Seminggu tidak dapat berobat, Babinsa Sungai Dama Jemput dan Antar Warga kerumah Sakit
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SAMARINDA. INFOESANEWS – Memprihatinkan hanya karena kartu BPJS menunggak Srianti warga gang jasa RT 20 kelurahan Sungai Dama kecamatan Samarinda Ilir harus menahan sakit hingga seminggu.

Pasalnya wanita yang berkerja sebagai tenaga kebersihan di perusahaan farmasi ini lanjut Azmiadi tidak mampu membayar tunggakan BPJS yang nilainya mencapai satu juta lima ratus ribu rupiah.

Mendapatkan informasi adanya warga yang sakit dan tidak dapat berobat Serda Azmiadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) sungai Dama kecamatan Samarinda Ilir langsung mengantarkan Srianti kerumah sakit Dirgahayu.

“Alhamdulillah warganya mau dibawa kerumah sakit, masalah biaya kami akan usulkan ke Dinsos agar beliau bisa di biayai melalui biaya pemerintah, ” Kata Azmiadi.

“Saat ini beliau sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit Dirgahayu, semoga penyakitnya bisa diobati dan beliau bisa kembali kerja untuk membiayai kebutuhan sehari hari, ” Jelas Azmiadi.

Sementara itu Srianti yang ditemui di rumahnya senin (22/01/2024) mengatakan bahwa ia tidak dapat menjalani pengobatan karena tidak memiliki biaya untuk membayar tunggakan BPJS.

“Saya gak punya biaya untuk berobat, untuk sehari hari saja susah, ” Kata Srianti.
Saya senang sudah dibantu lanjut Srianti, namun saya masih was was untuk biaya berobat jika memang nanti dirawat.

Ditanya mengenai penyakitnya Srianti mengatakan bahwa ia memiliki riwayat penyakit Diabetes Melitus, namun saat ini sudah seminggu mengalami penyakit gangguan pencernaan.

” Sudah seminggu mengalami gangguan pencernaan sudah sempat mencoba berobat namun gagal karena belum bayar, ” Kata Srianti.

“Yah mudah mudahan setelah menjalani perawatan bisa segera sehat, sehingga bisa segera bisa kembali berkerja, ” Jelas Srianti.(Mur)*

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi