Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (31 menit yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (11 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (14 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (21 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (21 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (22 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (1 hari yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (1 hari yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu)
INFODESA 13 November 2022, 20:49 WIB 1,445 PDF

Seminar Memperkokoh Wawasan Kebangsaan

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Seminar Memperkokoh Wawasan Kebangsaan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KUDUS – Badan Kesbangpol Kabupaten Kudus bekerjasama dengan PT. Pura Group menggelar Seminar Memperkokoh Wawasan Kebangsaan dalam rangka Menghadapi Resesi Ekonomi 2023 Bagi Pelaku Industry Di Kabupaten Kudus di Ruby Room Gryptha Hotel Kudus, Kamis (10/11/2022).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Bupati Kudus HM Hartopo dan Ketua DPRD Kudus Masan.” maka acara ini dibuka langsung oleh Bupati Kudus.

Selain itu, Ia menyampaikan agar kegiatan semacam ini dapat diselenggarakan secara rutin sebagai upaya memelihara dan mengamankan rasa Nasionalisme dan jiwa Patriotisme guna memperkokoh kebangsaan kita serta untuk memelihara rasa persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Sosialisasi Wasbang ini sangat penting untuk memperkokoh kebhinekan, mengingat banyak budaya asing yang masuk dengan tujuan merusak dan mencoba mengganti ideologi kita. Sebagai penerus bangsa saya harap, masyarakat bisa menjaga toleransi agar tetap bersatu,” ungkapnya.

Bupati juga meminta masyarakat, agar selalu semangat dalam menumbuhkan wawasan kebangsaan dengan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

“Itu perlu, nilai Pancasila harus ada. Kita harus ada kedewasaan dalam berpolitik, jangan ada gap-gap yang dapat memecah belah bangsa,” pesan Bupati.

Ketua DPRD Kudus Masan menambahkan bahwa kegiatan ini diharap dapat menjadi implementasi di masyarakat, bukan sekadar seremonial.

“Ini PR kita bersama untuk kembali memperkokoh Wawasan Kebangsaan dengan cara menanamkan sikap toleransi. Kegiatan ini harus ada implementasinya, jangan hanya seremonial semata, kita harus mawas diri untuk mengantisipasi resesi 2023, barangkali terjadi. Jalankan manajerial dengan baik,” ucap Ketua DPRD Kudus Masan.

Sementara itu, Direktur HRD PT Pura Group Agung Subandi mengatakan, bahwa PT Pura memiliki sasaran sektor market lokal 30 persen, pemerintahan 40 persen, dan sektor eksport 30 persen.

“Konsumen kami memang memastikan Iklim di kudus kondusif, untuk memastikan produk yang diorderkan ke kami dapat berjalan dengan lancar.

Semoga Pemkab Kudus memiliki langkah dalam menghadapi ancaman resesi 2023,” jelas Direktur HRD PT Pura Group.

Mengawali materinya Iptu Subkhan Kanit Keamanan Satintelkam Polres Kudus menyampaikan wawasan kebangsaan adalah konsep politik Bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah tidak terpisahkan, utuh menyeluruh mencakup segenap bidang aspek kehidupan.

“Wawasan kebangsaan akan senantiasa dibutuhkan karena Indonesia didirikan dari banyaknya kebhinekaan. NKRI adalah bentuk tali pengikat yang paling kuat, demikian halnya Pancasila sebagai bentuk cara mengikat yang paling tepat,” tegas Iptu Subkhan.

Lebih lanjut Iptu Subkhan menyampaikan, ancaman dan peringatan datangnya resesi ekonomi global pada tahun 2023 sudah serupa terror, ia seperti hantu yang menyelinap di malam gelap, membuat anak-anak tercekam oleh ketakutan karena bahasa-bahasa peringatan yang digunakan justru membuat banyak orang dihinggapi waswas, alih-alih waspada.

“Ketika setiap hari, kita disodori narasi kecemasan tentang bakal datangnya resesi global dengan berbagai istilah seperti the perfect storm atau badai yang sempurna atau era penuh kegelapan atau era ketidakpastian atau masa kebangkrutan.

Maka akan berdampak pada berlakunya Konsep Animal Spirit yang disampaikan ekonom asal Inggris, John Maynard Keynes menyebutkan bahwa keputusan ekonomi tidak semata-mata didasarkan pada keputusan rasional, tapi juga keputusan psikologis.

Selesai pemaparan materi oleh para narasumber dilanjutkan dengan dialog interaktif dipandu dipandu Saeful Anas Wartawan Suara Merdeka Biro Kudus sehingga semakin berjalan interaktif,” kata John Maynard Keynes .(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi