Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (23 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 10 Januari 2018, 22:07 WIB 1,909 PDF

Selebaran Bertuliskan Intoleransi dan Radikalisme Tersebar di Pungkur Bandung

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Selebaran Bertuliskan Intoleransi dan Radikalisme Tersebar di Pungkur Bandung
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANDUNG, Infodesanews.com – Selebaran yang bertuliskan Intoleransi dan Radikalisme adalah Ancaman Keberagaman Indonesia tersebar di wilayah Kelurahan Pungkur, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Rabu (10/1/2018).

Belum diketahui pasti siapa yang menyebarkan selebaran tersebut, namun diduga selebaran itu baru tersebar Rabu tadi.
“Kemarin saya belum lihat selebaran ini, baru hari ini juga saya melihatnya. Tidak banyak hanya berapa saja,” kata Asep warga setempat.

Dalam selebaran itu, juga terpampang gambar dua orang, satu berbaju gamis panjang serta sebuah bangunan Bintang Motor di Jalan Pungkur. Di sisi kanan gambar juga bertuliskan “Ingat Bahaya Intoleransi” serta “Stop memberikan dana kepada mereka”.
Sementara di selebaran lainnya bertuliskan ajakan untuk melawan intoleransi serta ajakan kepada masyarakat akan indahnya keberagaman.

Pihak Kelurahan Pungkur melalui Sekretarisnya, Fanny menjelaskan bahwa intoleransi dan radikalisme sangat berbahaya karena tidak boleh dibiarkan berkembang.

” Peran serta pemerintah juga sangat diperlukan untuk mencegah sedini mungkin munculnya bibit pergerakan intoleransi dan radikalisme di Indonesia,” ungkapnya.

lebih lanjut Fanny mengaku sejauh ini di Kelurahan Pungkur tidak ada kegiatan-kegiatan yang mengarah ke intoleransi maupun radikalisme.

” Di Pungkur, diakuinya tinggal berbagai suku dan agama disana, namun itu hidup damai dan berdampingan selama ini,” ungkapnya lagi.

Meski tidak ada kegiatan yang mengarah ke intoleransi dan radikalisme di Pungkur, namun pihak pemerintah melalui kelurahan katanya akan mensosialisasikan ke masyarakat agar tetap menjaga keberagaman serta mewaspadai bahaya intoleransi dan radikalisme. (AR/JJ)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi